NTB

60.924 Ekor Sapi di Lombok Sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku

Mataram (NTB Satu) – Terhitung hingga Kamis, 14 Juli 2022, jumlah hewan ternak yang sudah sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pulau Lombok sebanyak 60.924 ekor dari total kasus 75.799 ekor. Sedangkan ternak yang masih sakit cenderung menurun menjadi 14.516 ekor. Sedangkan ternak yang dipotong bersyarat sebanyak 208 ekor, dan mati 151 ekor.

Pertambahan angka kesembuhan ini terbilang cukup signifikan dibanding satu minggu sebelumnya. Pada Kamis, 7 Juli 2022, jumlah ternak yang sembuh sebanyak 34.382 ekor dari total kasus 61.189 ekor. Jumlah hewan yang masih sakitpun lebih tinggi dari saat ini, yaitu 26.549 ekor. Sedangkan yang dipotong bersyarat sebanyak 181 ekor dan mati 77 ekor.

Membaiknya kondisi PMK ini diakui karena distribusi obat-obatan yang semakin lancar, dan juga pemahaman masyarakat yang sudah mulai terbangun.

“Tingkat kesembuhan sekarang sudah naik, karena obat sudah tidak ada kendala. Yang kedua juga memang penyakit ini tidak susah diobati, walau diobati dengan ramuan alami, setelah lewat masa inkubasi 14 hari maka ia akan sembuh,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB, drh. Muslih pada Jumat, 15 Juli 2022.

Namun ada beberapa jenis sapi yang berpotensi mengidap gejala yang lebih berat dan harus diobati dengan lebih serius.

“Kadang ada yang mengidap gejala tambahan seperti kakinya berat, nah itu harus diobati lebih serius. Yang berpotensi mengidap gejala ini yaitu sapi eksostik (simmental, dan lain-lain), kalau sapi bali yang mayoritas di sini dia lebih tahan,” tutup Muslih. (RZK)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button