MXGP

Jenis-Jenis Latihan Fisik Pembalap MXGP

Mataram (NTB Satu) – Sebentar lagi, NTB bakal menjadi tuan rumah perhelatan Moto Cross Grand Prix (MXGP) of Indonesia di Rocket Motor Circuit Samota, Kabupaten Sumbawa. Tentu saja, sejumlah pembalap kini tengah bersiap untuk memacu motor mereka. Namun, tahukah kalian, hal-hal yang mesti dipersiapkan pembalap sebelum menggeber motor penggaruk tanah mereka di lintasan tanah berpasir tersebut?

Berikut ini adalah ragam jenis latihan fisik yang harus dilakukan pembalap sebelum bertanding:

IKLAN
  1. Latihan Otot Perut

Latihan otot perut adalah jenis latihan untuk membentuk dan meningkatkan kekuatan otot perut, serta mengecilkan ukuran perut. Tidak hanya itu, latihan ini juga dapat meningkatkan fungsi tulang belakang dan punggung bagian bawah, melatih pernapasan, serta menjaga kelenturan dan keseimbangan tubuh.

Latihan perut dilakukan agar para pembalap makin mudah dan tidak merasa berat ketika menunggangi kuda besi mereka di lintasan bertanah dan kering.

  1. Latihan Tulang Pinggul

Pinggul memiliki sendi yang dapat bergerak dalam beberapa arah, misalnya memungkinkan kaki melangkah maju dan mundur, ke samping, dan berputar.

Pinggul juga memberikan stabilitas untuk membantu tubuh menjaga keseimbangan saat berdiri dan berjalan. Fungsi ini dikendalikan otot-otot kaki yang kuat dan menghasilkan tenaga, termasuk glutes (bokong), paha depan, paha belakang, dan fleksor pinggul.

Otot pinggul yang lemah dapat menyulitkan seseorang melakukan aktivitas sehari-hari. Terlebih, bagi seorang pembalap motocross. Maka dari itu, latihan pinggul diperlukan agar makin mudah mengendarai motor cross yang memiliki berat cukup ekstrem.

  1. Latihan Tulang Belakang

Tulang belakang adalah bagian dari organ tubuh yang menopang keseluruhan tubuh dan aktivitas gerak tubuh. Tulang belakang yang kuat akan memberikan kemampuan membungkuk, memutar, menggerakkan leher, dan pergerakan spesifik lainnya.

Menjaga tulang belakang kuat dan sehat adalah kunci hidup sehat bagi seluruh manusia, termasuk para pembalap. Pembalap mesti melatih tulang belakang agar posisi postur berkuda atau berkendara tetap dalam posisi stabil, tidak condong ke arah kiri dan tidak condong ke arah kanan.

  1. Latihan Otot Bahu

Latihan otot bahu, tidak hanya bermanfaat untuk melatih keseimbangan badan, tapi memperlancar sirkulasi darah yang memengaruhi metabolisme tubuh. Selain bermanfaat untuk pembalap dalam mengontrol motor saat bertanding, latihan otot bahu sangat menunjang olahraga yang menggunakan tangan seperti bola basket, golf, hingga tinju.

Setelah mengetahui beberapa jenis latihan yang telah dilakukan oleh pembalap MXGP, tentu ketidaksabaran menyaksikan mereka berlaga di Tana Samawa pun makin memuncak. Jangan sampai ketinggalan, MXGP di Rocket Motor Circuit Samota bakal dihelat pada 24, 25, dan 26 Juni 2022 mendatang. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button