MXGP

Disnakeswan Nyatakan Wilayah MXGP Samota Bebas dari Ancaman HPR

Mataram (NTB Satu) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB menegaskan lingkaran kawasan tempat penyelenggaraan balap Motocross Grand Prix (MXGP) Samota terbebas dari ancaman Hewan Pembawa Rabies (HPR).

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Muslih di kantornya, Senin 13 Juni 2022. Penanganan HPR sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Terutama kawasan yang terdekat dengan Samota, tempat penyelenggaraan MXGP.

“Sterilisasi sudah dilakukan dengan melakukan vaksinasi hewan-hewan piaraan pembawa rabies. Vaksinasi dilakukan di lima kecamatan sekitar kawasan MXGP,” kata Ahmad Nur Aulia.

Selain itu, anjing – anjing liar juga ditembak dengan bius. Kemudian divaksinasi, agar tidak menjadi ancaman penyebaran rabies. Lalu dikalungkan dengan kalung khusus untuk menandainya sudah diamankan.

Sejak Maret 2022 ini, sudah ada 9.000 dosis vaksin yang didistribusikan ke Sumbawa, ditambah 5.000 dosis. Kegiatan vaksinasi juga dilakukan terus menerus. Lanjut Muslih, sudah ada tim di lapangan yang bertugas memantau terus menerus pergerakan HPR, apalagi jelang digelarnya MXGP, 24-26 Juni 2022 ini.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Muslih menambahkan, Kementerian Pertanian juga memberikan atensi. Hewan-hewan yang menjadi potensi penular rabies, terutama anjing liar sementara ini ditangkap. Kemudian diserahkan kepada masyarakat yang ingin memeliharanya.

“Makanannya selama diperlihara, sudah disiapkan oleh Ditjen Kesmavet Kementerian Pertanian,” imbuhnya.

Tim lapangan akan standby hingga usai gelaran MXGP untuk memastikan, tidak adanya HPR yang berkeliaran.

“Dan alhamdulilah, sudah dua bulan terakhir tidak ada laporan ada gigitan HPR,” demikian Muslih.(ABG)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button