NTB

Bangun Regenerasi, Musisi Jaz di Pulau Lombok Gelar “Ngamen Jazz Volume 5”

Mataram (NTB Satu) – Komunitas Kanak Ngejazz dan Bawah Pohon menggelar acara Ngamen Jazz volume 5. Ngamen Jazz diniatkan dapat memperkuat pertumbuhan regenerasi musisi jaz di Pulau Lombok.

Direktur Eksekutif Ngamen Jazz, Novrizal Hamza mengatakan, Ngamen Jazz bukanlah sebuah kelompok musik. Ngamen Jazz merupakan acara yang diinisiasi oleh para musisi jaz senior di Pulau Lombok untuk memperkuat pertumbuhan regenerasi musisi jaz di Pulau Lombok.

IKLAN

“Selama satu bulan, kami memilih daftar lagu jaz yang akan dimainkan, termasuk alat musik yang bakal digunakan,” ungkap Novrizal, ditemui NTB Satu di acara Ngamen Jazz Volume 5, di Bawah Pohon, Jumat, 10 Juni 2022.

Musisi jaz senior di Pulau Lombok menginginkan lahirnya sebuah ruang pentas musik jaz yang serius. Ngamen Jazz telah dilaksanakan sebanyak lima kali berturut-turut. Namun, Ngamen Jazz volume 5 sempat tertunda lantaran pandemi Covid-19.

Pada November mendatang, para musisi jaz bercita-cita untuk melaksanakan Lombok Jazz Festival. Taman Budaya NTB dan Pantai Kuta, Lombok Tengah diperkirakan bakal menjadi lokasi pelaksanaan Lombok Jazz Festival.

“Musisi jaz di Lombok sebenarnya sudah lama aktif. Tapi, Ngamen Jazz ini diciptakan sebagai ruang untuk bermain musik jaz secara serius,” ujarnya.

Musisi jaz senior hadir sebagai pemantik generasi muda untuk berani memainkan dan tampil di panggung musik jaz.

Sementara itu, inisiator Ngamen Jazz, Sinyo mengatakan, jumlah musisi jaz di Lombok sebenarnya banyak. Namun, para musisi jaz kurang memiliki kesempatan dan ruang yang asyik untuk memainkan musik jaz.

“Selain itu, komunitas jaz di Lombok sudah tidur cukup lama. Ngamen Jazz hadir sebagai ruang untuk belajar bersama soal musik jaz,” ungkap Sinyo, ditemui NTB Satu di acara Ngamen Jazz volume 5, di Bawah Pohon, Jumat, 10 Juni 2022.

Jaz bukanlah genre musik eksklusif. Sinyo memakai istilah ngamen lantaran ingin mematahkan persepsi bahwa jaz adalah genre musik yang eksklusif. Ngamen Jazz turut menerima segala bentuk kritik dan saran terkait penyelenggaraan.

Selain itu, Sinyo berharap makin banyak anak muda yang menginginkan memainkan musik jaz. Musik jaz dipercaya bakal memberi banyak manfaat. Pasalnya, Pulau Lombok punya kemungkinan untuk makin memajukan industri musik.

“Lagu-lagu standar musik jaz cenderung sama, baik nasional dan internasional. Jadi, musik jaz terhubung di seluruh dunia,” pungkas Sinyo. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button