NTB

Dua Kapal Pengamanan di Perairan Selatan Lombok Masih Disiagakan

Mataram (NTB Satu) – Gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit telah usai. Para raider dan official serta penonton mulai beranjak meninggalkan Lombok sejak 21 Maret kemarin. Pada masa arus balik ini, Tim Gabungan TNI-Polri masih bertahan di pos-pos pengamanan, termasuk dua kapal perang milik Indonesia seperti KRI Sampari dan KRI Tombak.

Dua kapal perang yang dikerahkan untuk membantu pengamanan wilayah perairan selatan Lombok itu sampai Selasa 22 Maret 2022 masih bersiaga di lokasi.

IKLAN

“Mulai di sana sejak 17 Maret 2022 kemarin. Untuk sampai kapannya, kami masih menunggu perintah,” terang Danlanal Mataram, Kolonel Laut (P) Djawara Whimbo kepada wartawan, Selasa 22 Maret 2022.

Dilanjutkan Whimbo, KRI Sampari dan KRI Tombak tersebut selain bertugas melakukan PAM VVIP selama perhelatan MotoGP Mandalika sesuai perintah harian Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono, juga melaksanakan operasi di bawah Armada II.

Sejauh pengamanan event MotoGP Mandalika berlangsung, kedua kapal perang ini tidak menemukan ancaman gangguan dari pihak luar yang berpotensi mengundang keresahan masyarakat.

“Sampai sejauh ini masih aman. Cuma sekarang masih menyesuaikan, karena informasinya Presiden akan ke Pulau Bajo. Kalau jadi mereka pasti akan mengikuti,” jelasnya.

Kendati dua KRI tersebut masih tetap siaga di perairan selatan Lombok sampai waktu yang belum ditentukan, Whimbo mengatakan, personil Lanal Mataram yang turut membantu pengamanan MotoGP Mandalika bersama Polda NTB, akan menyesuaikan dengan jadwal operasi Mandalika II, yang mana rencananya berakhir tanggal 24 Maret mendatang.

Mengingat sekarang masih dalam masa arus balik penonton MotoGP Mandalika dari berbagai daerah, ia berharap personil yang terlibat tetap menaruh kewaspadaan, baik terhadap ancaman aksi kriminal umum atau kejahatan lain di wilayah perairan. (MIL)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button