Lombok-timur

Pria Paruh Baya Asal Sambelia Akhiri Hidup di Pohon Mangga

Mataram (NTB Satu) – Warga Desa Dadap, Sambelia, Lombok Timur dibuat geger oleh penemuan mayat pria paruh baya yang diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri di pohon mangga, pada Ahad 20 Maret 2022 sekitar Pukul 09.00 Wita.

Mayat korban atas nama Amaq Sahram berusia 62 tahun, ditemukan pertama kali oleh Sahdan yang merupakan anaknya saat baru terbangun dari tidur. Sahdan, awalnya berniat melihat bapaknya yang berada di dalam rumahnya, sementara anak korban dan bapaknya bersebelahan dengan jarak 5 meter.

IKLAN

“Namun pada saat anak korban sampai di luar rumah, tiba-tiba ia melihat bapaknya sendiri dalam posisi tergantung dengan tali nilon biru di pohon mangga depan rumahnya,” terang Kasi Humas Polresta Lombok Timur, Iptu Nikolas Oesman.

Sontak kata Oesman, Sahdan langsung memberitahukan kejadian tersebut ke tetangganya yang lain untuk membantu menurunkan korban dari gantungannya dengan ketinggian 2 meter.

“Saat tim Kepolisian sampai di TKP, posisi korban sudah diturunkan oleh keluarganya dari gantungan, dari tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan. Kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” sambung Osman.

Namun pada kemaluan korban serta bagian dubur mengeluarkan kotoran, dan pada leher korban ditemukan jeratan segaris. “Korban tinggal sendiri dirumahnya, dari hasil pemeriksaan masih belum diketahui apa penyebab korban meninggal,” tutupnya.

Sementara atas kejadian tersebut, pihak keluarga berusaha tabah atas meninggalnya korban serta tidak meminta untuk dilakukan visum. (MIL)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button