Covid - 19MotoGP

Jelang MotoGP, Kasus Covid-19 di NTB Terkendali

Mataram (NTB Satu) – Menjelang perhelatan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit tanggal 18 – 20 Maret nanti, kasus Covid-19 di NTB dalam kondisi terkendali. Disamping kasus harian Covid terjadi pelandaian, juga cakupan vaksinasinya sudah memenuhi target.

Temuan kasus Covid-19 per tanggal 12 Maret 2022 yaitu 21 kasus dengan 35 orang sembuh. Sebelumnya di tanggal 11 Maret jumlah temuan kasus sebanyak 18 kasus dengan 192 penderita yang sembuh. Di tanggal 10 Maret terdapat 20 tambahan kasus baru dengan jumlah penderita yang sembuh sebanyak 153 orang.

IKLAN

Berdasarkan data dalam tiga hari terakhir, jumlah penderita yang sembuh jauh lebih banyak daripada jumlah temuan kasus baru. Adapun kasus aktif per tanggal 12 Maret 2022 angkanya dibawah 1000 atau tepatnya 911 kasus aktif.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB H. Lalu Hamzi Fikri mengatakan, kondisi positive rate harian Covid-19 di NTB semakin mambaik. Misalnya di tanggal 10 Maret, positive rate tercatat di angka 0,38 persen. ” Hal ini sesuai dengan target positive rate dibawah 5 persen,” kata H. Lalu Hamzi Fikri kepada NTB Satu akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan, kegiatan pelacakan kasus juga telah melebihi target yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan. Misalnya dalam satu kasus baru Covid-19, telah dilakukan pelacakan sebanyak 92,2 persen dari target 80 persen.

“Tracing kontak untuk satu kasus positif ditracing sebanyak 18 orang. Sudah melebihi dari target minimal 15 orang,” terang dr. Fikri.

Adapun tingkat kematian penderita Covid-19 atau case fatality rate (CFR) di Provinsi NTB telah mengikuti trend global. Misalnya di tahun 2020 CFR di NTB sebanyak 5,12 persen turun menjadi 2,38 persen di tahun 2021 dan turun menjadi 0,78 persen pada tahun 2022.

Adapun capaian vaksinasi di Provinsi NTB per tanggal 12 Maret 2022 sudah tercapai angka 96,11 persen untuk dosis pertama dan 80,33 persen untuk dosis kedua. Hal ini sudah sesuai dengan target yang diberikan oleh pemerintah pusat bahwa NTB harus memiliki cakupan minimal 80 persen vaksin kedua untuk menyelenggarakan event MotoGP. “Semoga kondisi ini jika terus terkendali pasca MotoGP,” harap dr. Fikri. (ZSF)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button