NTB

150 Vaksinator Dikerahkan di Lombok Tengah, Percuma Jika Masyarakat tak Hadir

Mataram (NTB Satu) – Sedikitnya 150 vaksinator dikerahkan untuk serbuan vaksin di Lombok Tengah, demi mengejar target 70 persen jelang World Superbike Championship. Namun ada yang harus dibenahi polanya agar efektif.

Menurut Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, personel vaksinator yang ratusan orang itu tidak efektif jika warga ogah datang vaksin.

IKLAN

“Percuma banyak tim vaksinator kalau masyarakatnya tidak datang,” kritik Danrem pada rapat percepatan vaksinasi bersama Gubernur, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Guvernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di ruang rapat utama, Senin (20/09).

Menurut Danrem, salah satu cara dalam mempercepat program vaksinasi adalah pengarahan massa yang berbasis desa atau dusun.

Pada proses ini, peran Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mengarahkan warga untuk mendatangi pusat vaksinasi di desa maupun dusun.

“Ini yang harus benar benar maksimal,” sarannya sembari menambahkan, tetap harus patuh Prokes.

Ia memberi contoh gambaran serbuan vaksin di tingkat desa dan dusun perlu menggunakan sistem shift.

“Pagi hingga siang, dijadwalkan desa 1 dan desa 2. Begitu juga dari siang sampai sorenya dijadwalkan desa 3 dan 4 dan seterusnya. Meski mengarahkan massa yang cukup banyak tapi prokes harus tetap diutamakan,” sarannya.

Namun jadi masalah, lambannya proses vaksinnya. Hal ini tidak perlu terjadi jika menggunakan strategi. Diawali dengan formulir harus didistribusikan terlebih dahulu ke masyarakat.

Sehingga masyarakat sudah mengisi lebih awal dari rumah. “Jadi ketika mau vaksin, mereka tidak direpotkan dengan isi formulir lagi,” harapnya.

Untuk diketahui, Pemprov NTB, TNI, Polri dan Pemkab Loteng mengerahkan 150 tim vaksinator diterjunkan di selùruh wilayah Lombok Tengah.

Dalam satu tim terdiri dari 6 hingga 7 orang, ditempatkan di 139 Desa yang tersebar di 12 Kecamatan demi mengejar 70 persen capaian vaksin. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button