NTB

16 Hari, 119 Gempa Terjadi di NTB

Mataram (NTB Satu) – Aktivitas kegempaan di wilayah NTB dan sekitarnya tercatat BMKG Stasiun Geofisika Mataram terjadi 119 getaran. Kejadian terekam mulai tanggal 1 hingga tanggal 16 atau minggu kedua September 2021.

Semua gempa didominasi guncangan skala rendah, rata rata Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 Km sehingga tidak dapat dirasakan masyarakat.

Namun dari 119 kejadian tersebut, terdapat dua gempa bumi yang dirasakan.
Terjadi tanggal 16 September 2021 pukul 16.55 Wita dengan Magnitudo 4.3 dan pukul 19.39 Wita dengan Magnitudo 4.7, dirasakan di wilayah Sumbawa III MMI.

Dijelaskan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Ardianto Septhiadi, analisa gempa di wilayah NTB dan sekitarnya itu dikelompokkan menjadi 4 bagian.

“Yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempabumi dan dominasi sumber gempabumi,” ujar dia.

Uraiannya sebagai berikut:

Berdasarkan Grafik Frekuensi Kejadian Gempabumi Minggu Kedua Periode 10 – 17 September 2021 terlihat kejadian gempabumi terbanyak pada tanggal 16 September sejumlah 45 Kejadian.

Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 81 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M ≤ 5 sebanyak 38 kejadian dan tidak terdapat kejadian untuk gempa dengan M > 5. Pada tanggal 16 September 2021 mendominasi kejadian gempabumi di Minggu Kedua Periode 10 – 17 September 2021 dengan jumlah 27 kejadian pada rentang M < 3.

Berdasarkan kedalaman gempabumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 105 kejadian, gempabumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 14 gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman > 300 Km.

Berdasarkan kondisi seismisitas Wilayah NTB dan Sekitarnya Minggu Kedua Periode 10 – 17 September 2021, dijelaskan, aktivitas gempabumi didominasi di daerah sumber gempa Flores Backarc Thrust Utara Sumbawa. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button