Mataram (NTB Satu) – Ikhtiar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB untuk memberikan ijazah secepatnya kepada seluruh siswa harus tertunda. Pasalnya, sampai hari ini, Jumat 5 Mei 2023, yang merupakan hari pengumuman kelulusan, belum semua sekolah mengambil blangko ijazah.
Sub Koordinator Kurikulum Bidang SMA Dinas Dikbud Provinsi NTB, Purni Susanto membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan, masih banyak sekolah yang belum mengambil blangko ijazah, terutama sekolah swasta.
“Saat undangan Rapat Kerja tanggal 2 Mei lalu, Dinas meminta kepala sekolah negeri maupun swasta hadir dengan membawa data kelulusan. Dengan data itu, baru Dinas memberikan blangko ijazah mereka. Namun ternyata banyak sekolah, khususnya swasta yang tidak hadir saat Rapat,” jelas Purni saat dihubungi NTBSatu, Jumat, 5 Mei 2023.
Jadi bagi sekolah yang tidak menyertakan data-data tersebut, belum bisa mendapatkan blanko ijazah. “Hingga hari ini, kami belum mengetahui kendala dari sekolah-sekolah ini belum menyerdatakan datanya,” tambah Purni.
Berikut data-data yang perlu pihak sekolah bawa untuk mendapatkan blangko ijazah:
- Menyerahkan nilai Ujian Sekolah siswa;
- Menyerahkan data kelulusan siswa;
- Menandatangani Surat Pernyataan Tanggung jawab Mutlak (SPTJM) di atas materai 10000 terkait lulus atau tidak lulusnya siswa.
Purni pun mengimbau untuk para sekolah yang ingin mengambil blangko ijazah untuk melengkapi data-data tersebut.
“Silakan bagi sekolah yg ingin mengambil blangko ijazahnya, data-data yang kami minta sebagai syarat pengambilan blangko lengkapi dulu,” imbau Purni.
Sebelumnya, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, H. Aidy Furqan, berharap sekolah sudah bisa membagikan ijazah mulai tanggal 5 Mei 2023.
“Kalau pas tanggal 5 belum bisa, paling tidak tanggal 6, 7, atau 8 sudah mulai. Jangan lama-lama membagikannya ke siswa,” ujar Aidy, pada Jumat, 28 Mei 2023 lalu. (JEF)
Lihat juga:
- Hasan Nasbi Resmi Mundur dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan
- Penyandang Disabilitas di Lombok Utara Jadi Korban Kekerasan Seksual, Meninggal Usai Melahirkan
- Semenit Dapat Rp367 Ribu, Segini Gaji Ancelotti Jadi Pelatih Timnas Brasil
- Pemerintah Dorong Penggunaan eSIM, Benarkah Sinyalnya Lebih Kuat dari SIM Fisik?
- Emas Batangan Makin Diminati, Permintaan Melonjak
- Ancelotti Bakal Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim, Sepakati Latih Timnas Brasil