Pariwisata

Mengenal Bukit Keteri, Destinasi Baru di Lombok Barat untuk Berburu Sunset

Mataram (NTBSatu) – Bukit Keteri merupakan destinasi wisata alam teranyar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tempat baru ini patut masuk ke daftar liburan masyarakat.

Objek wisata perbukitan ini belakangan mendadak ramai dan padat pengunjung saat akhir pekan. Terutama setelah mendapat promosi langsung oleh Bupati Kabupaten Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.

Ketua Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Bonga Lestari, Supirman menyebut, kunjungan ke bukit Keteri bisa menembus 600 pengunjung dalam sehari.

IKLAN

“Khusus hari Minggu saja itu sekitar 600-an kunjungan,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 14 Juni 2026.

Rute Menuju Lokasi

Untuk menuju Bukit Keteri, akses jalannya terbilang mudah terjangkau dari pusat kota. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, hingga sampai di area parkir kaki bukit.

Setelah memarkirkan kendaraan, petualangan yang sesungguhnya baru dimulai. Pengunjung harus melakukan trekking atau berjalan kaki mendaki jalur tanah yang menanjak untuk bisa sampai ke puncak.

IKLAN

Perjalanan kaki ini memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, tergantung fisik masing-masing. Pengunjung harus memakai alas kaki yang nyaman seperti sepatu atau sandal gunung agar tidak tergelincir.

Suasana dan Daya Tarik Utama

Begitu menginjakkan kaki di area puncak, rasa lelah selama trekking bisa langsung terbayar lunas. Suasana di puncak Bukit Keteri terasa begitu tenang, sejuk, dan jauh dari kebisingan kota.

Area puncaknya berupa tanah lapang berumput yang cukup datar dan luas. Embusan angin perbukitan yang segar berpadu apik dengan lanskap hijau sejauh mata memandang. Hal itu membuat tempat ini sangat nyaman untuk sekadar duduk santai menggelar tikar bersama teman atau keluarga.

Selain itu, daya tarik paling juara dari destinasi ini tentu saja adalah momen berburu matahari terbenam (sunset). Posisinya yang strategis membuat Anda bisa menyaksikan detik-detik langit berubah warna menjadi jingga keemasan dengan jelas tanpa penghalang apa pun.

Oleh karena itu, waktu terbaik untuk datang ke sini adalah sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 16.30 Wita. Tujuannya, agar pengunjung punya waktu luang untuk mendaki dan tidak melewatkan momen senja.

Namun, bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih lama, area puncak yang luas ini juga sangat ideal untuk aktivitas camping ceria. Pengunjung bisa mendirikan tenda, menginap, dan menikmati suasana malam bertabur bintang, sebelum menyambut matahari terbit di pagi hari.

Untuk tips tambahan, karena fasilitas pedagang di puncak masih terbatas, pastikan membawa perbekalan air dan camilan yang cukup. Selain itu, ingat untuk membawa kembali sampah logistik untuk menjaga keasrian Bukit Kekeri. (*)

Artikel Terkait