Crash di Tikungan Pertama, Mario Aji Gagal Lolos Langsung ke Q2 Moto2 MotoGP Mandalika 2026
Mataram (NTBSatu) – Pebalap Indonesia Mario Suryo Aji harus mengakhiri sesi Practice Moto2 GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, di posisi ke-23 pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Insiden terjatuh di tikungan pertama menghentikan langkah pebalap Honda Team Asia tersebut untuk mengamankan tiket lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2).
Sesi Diwarnai Dua Kali Bendera Merah
Mario sebenarnya mengawali jalannya sesi Practice dengan catatan yang cukup menjanjikan. Ia membukukan waktu lap awal 1 menit 33,623 detik dan sempat menduduki posisi ketujuh.
Pada tahap ini, pebalap asal Spanyol Ivan Ortola memimpin jalannya sesi, membawahi Alonso Lopez serta Senna Agius.
Petugas kibarkan bendera merah (Red Flag) untuk pertama kalinya saat sesi berlangsung akibat insiden terlepasnya visor helm milik Manuel Gonzalez di antara tikungan 9 dan tikungan 10.
Setelah petugas membersihkan lintasan dan melanjutkan sesi, Mario kembali mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 33,315 detik. Catatan waktu tersebut sempat menaikkan posisinya ke urutan keenam.
Namun, intensitas persaingan yang tinggi membuat posisi pebalap tuan rumah ini perlahan merosot hingga urutan ke-15. Terutama saat Izan Guevara merebut posisi tercepat dengan waktu 1 menit 32,465 detik.
Tak lama setelah itu, kendala teknis pada panel LED petunjuk informasi pebalap memaksa panitia mengibarkan bendera merah untuk kedua kalinya.
Insiden Lowside di Tikungan Pertama
Sisa waktu 12 menit usai jeda kedua menjadi momen krusial yang menentukan penampilannya. Saat posisinya terus melorot hingga peringkat ke-22, Mario mengalami insiden lowside ketika melintasi tikungan pertama.
Benturan tersebut menyebabkan motornya tidak dapat berlanjut hingga akhir sesi.
Di barisan depan, Izan Guevara makin mengukuhkan dominasinya.
Ia mempertajam torehan waktunya menjadi 1 menit 32,337 detik untuk merebut posisi teratas. Alex Escrig menyusul di urutan kedua, sementara Daniel Holgado mengamankan posisi ketiga.
Hingga bendera finis berkibar, Mario Aji tertahan di posisi ke-23. Hasil ini memaksa pebalap berusia 22 tahun tersebut untuk bertarung ekstra pada sesi Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Ia harus finis di empat besar sesi Q1 jika ingin berjuang memperebutkan posisi start terbaik di sesi Q2. (*)




