Kota Bima Akhirnya Diguyur Hujan, BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Dampak Kekeringan
Bima (NTBsatu) – Setelah 154 hari panas melanda wilayah Kota Bima, akhirnya pada Sabtu, 31 Oktober 2026 hujan mengguyur wilayah kota tepian air tersebut.
Terpantau hujan turun pada pukul 14.55 Wita di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima dan sekitarnya.
Cura hujan terbilang ringan hingga sedang dan waktunya pun sangat singkat. Perkiraan hujan turun sekitar 10 menitan.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Sultan Muhammad Salahuddin BMKG Bima, Moch. Syaiful Annas mengatakan, hujan yang terjadi hari ini akibat gangguan dinamika atmosfer. Yaitu aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah NTB. Serta, tingginya kelembapan udara pada lapisan 700 hPa yang mencapai 80 hingga 90 persen.
“Kombinasi kedua faktor tersebut memicu hujan lokal yang bersifat sporadis. Artinya hujan turun sesekali dengan durasi singkat dan sebaran yang tidak merata,” kata Moch Syaiful Annas kepada NTBsatu.
Syaiful Annas menambahkan, kondisi hujan singkat ini belum berdampak signifikan untuk mengurangi kekeringan maupun mengubah karakteristik musim kemarau yang sedang berlangsung.
“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk tetap waspada. Serta, menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Termasuk kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan,” tambahnya.
Dalam momentum itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat di wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu untuk tetap pantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG.
“Saat ini wilayah Bima dan Dompu masih berada pada periode musim kemarau, dengan awal musim hujan diprakirakan baru akan dimulai pada dasarian III Desember 2026,” ucapnya menegaskan. (MSR)




