NTBPolitik

PAN NTB Perkuat Konsolidasi, Budi Santoso Siapkan Mesin Partai Menuju 2029

Mataram (NTBSatu) – Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai merapatkan barisan untuk mengawal program pemerintah sekaligus memperkuat mesin politik menuju Pemilu 2029.

Ketua DPW PAN NTB, Budi Santoso, mengumpulkan pengurus DPW dan DPD untuk memantapkan struktur organisasi. Pertemuan tersebut juga membahas persiapan pencalegan serta upaya meningkatkan kontribusi partai kepada masyarakat.

Budi mengatakan, kepengurusan yang belum terbentuk atau mengalami pergantian harus segera diselesaikan. Ia ingin seluruh struktur partai bergerak lebih awal menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Walaupun ini masih kurang tiga tahun, kita harus sempat. Jangan mendadak kurang setahun, tapi kita harus jauh-jauh hari,” kata Budi, Rabu, 4 November 2026, malam.

Selain membangun kekuatan elektoral, Budi meminta kader PAN ikut menyukseskan program pemerintah. Ia menegaskan, posisi PAN sebagai bagian dari pemerintahan harus menghasilkan kontribusi nyata.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut melalui gerakan PAN Bantu Rakyat. Program itu mendorong pengurus di setiap daerah menggelar kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Budi juga membenarkan PAN akan mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Ya tentu salah satunya, karena kita kan bagian dari pemerintah. Kita membantu Bapak Presiden berjalan dengan baik,” ujar pimpinan partai sekaligus Menteri Perdagangan RI tersebut.

Dorong UMKM dan Mahasiswa Masuk Pasar Ekspor

Di luar agenda politik, Budi juga membawa sejumlah program ekonomi kerakyatan ke NTB. Agenda tersebut mencakup pasar murah, pembinaan UMKM, dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa.

Ia berencana menggandeng Universitas Muhammadiyah Mataram melalui program Kampus Partner dari Kementerian Perdagangan. Program tersebut mendorong mahasiswa mengembangkan usaha hingga menjadi eksportir.

Budi menyebut, program Kampus Partner telah menjangkau lebih dari 27 perguruan tinggi. Dalam Trade Expo Oktober lalu, sebanyak 20 kampus mengikuti kegiatan tersebut.

Ia mengklaim transaksi yang tercatat melalui kegiatan itu mencapai 24,5 juta dolar AS.

“Kita ingin mengajak nanti ada kerja sama dengan Ummat. Untuk membantu anak-anak kita biar jadi pengusaha mulai dari kuliah,” katanya.

PAN juga menyiapkan program UMKM Bisa Ekspor. Budi ingin semakin banyak produk UMKM NTB menembus pasar global.

Di tengah berbagai agenda tersebut, PAN NTB juga menargetkan perolehan suara sebesar-besarnya pada Pemilu 2029. (*)

Khazani Darunnafis

Khazani atau Zani adalah Jurnalis NTBSatu yang fokus menulis di isu Daerah Lombok Barat, Politik, Kebencanaan dan Human Interest. Ia merupakan lulusan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram dengan Konsentrasi Jurnalistik.

Artikel Terkait