Lombok TengahPariwisata

MIF 2026 Tawarkan Sertifikasi Internasional dan Konferensi Scopus

Mataram (NTBSatu)Mandalika International Festival (MIF) 2026 memasuki persiapan untuk pelaksanaan edisi kelima.

Ajang tahunan ini akan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan tema “Mandalika Wonderful Indonesia”.

Direktur MIF, Sirajudin mengatakan, MIF 2026 menghadirkan konsep yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, konferensi internasional, dan festival.

IKLAN

Rangkaian kegiatan mencakup Knowledge, Science, Technology, International Conference, Education, Festival, APIEM Course International Certificates, International Planning Conference Competition, serta Mandalika and Sumbawa Tours.

Panitia menargetkan 20.000 pengunjung pada MIF tahun ini. Target tersebut dua kali lipat dari jumlah pengunjung tahun lalu yang mencapai 10.000 orang.

Sirajudin bersama PT Kurnia Indonesia juga mengintegrasikan MIF dengan sejumlah agenda besar, seperti MotoGP, HUT NTB, dan HUT Kabupaten Lombok Tengah.

Tawarkan Sertifikasi Internasional

Salah satu program unggulan MIF 2026 berupa pelatihan sertifikasi internasional melalui Asia Pacific Institute for Events Management (APIEM). Program ini menyasar pelaku industri event, praktisi pariwisata, dan akademisi.

Peserta dapat mengambil kualifikasi Certified Event Planner atau Certified Event Manager dengan biaya masing-masing Rp7,6 juta.

“Sertifikat ini menjadi lisensi resmi. Kepemilikan sertifikat ini membuka peluang besar bagi masyarakat NTB yang ingin berkarier di event skala internasional seperti di Mandalika,” ujarnya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Peserta mengikuti pelatihan secara daring mulai September, kemudian melanjutkan sesi tatap muka di kawasan Mandalika.

Bidik Publikasi Jurnal Scopus

MIF 2026 juga menghadirkan International Conference yang melibatkan praktisi, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai negara. Sirajudin menggandeng Asbah Ambalawi, Kepala Kantor Urusan Internasional yang berpengalaman sebagai manajer konferensi dan pengelola seminar internasional.

Asbah mengatakan, konferensi mengangkat isu Sports Tourism dan Edutourism. Panitia juga menargetkan keterlibatan lebih dari 100 mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di berbagai kampus NTB.

“Kami ingin membawa NTB terus mendunia. Kami akan melibatkan lebih dari 100 mahasiswa internasional yang ada di berbagai kampus NTB, baik sebagai peserta maupun sukarelawan,” tambahnya.

MIF membuka Call for Papers dengan biaya Rp2,5 juta. Program tersebut terintegrasi dengan jurnal terindeks Scopus Q3 dan Q4.

Asbah menilai, keterlibatan mahasiswa lokal dan internasional dapat memperluas pengalaman kolaborasi lintas negara.

“Anak-anak kita harus mulai memiliki pola pikir global (global mindset). Tidak ada cara lain selain menerjunkan mereka langsung dalam international mobility dan international collaboration agar berani tampil menjadi pemimpin masa depan,” lanjutnya.

Selain agenda akademik, MIF menyiapkan Mandalika Conference Competition, edukasi gratis manajemen event, serta festival busana, musik, dan kostum. Panitia menyebut persiapan teknis MIF 2026 kini mencapai 70 persen. (Japriani)

Artikel Terkait