Hujan Interupsi Warnai Pleno KPU Provinsi untuk Rekapitulasi Lombok Barat
Mataram (NTBSatu) – Proses rekapitulasi pada sesi KPU Lombok Barat berjalan begitu alot. Hujan interupsi mewarnai rapat yang dijaga ketat oleh aparat keamanan itu.
Pada saat pleno berlangsung, KPU Lombok Barat membacakan hasil pleno pada tingkat Kabupaten di hadapan seluruh saksi dan Bawaslu NTB.
Seusai pembacaan itu, banyak saksi melontarkan kritikannya terhadap KPU Lombok Barat. Di antaranya saksi dari Caleg DPD RI Suhaimi Ismi.
Ia melihat telah terdapat pelanggaran di KPU Lombok Barat. Yakni ia mengatakan ada salah satu salinan D Hasil yang di-tipe x dan mengurangi jumlah suara caleg lainnya.
Berita Terkini:
- ASN Dilarang Gunakan LPG 3 Kilogram, Pemkot Mataram Siapkan Skema Penukaran Tabung
- Wamendiktisaintek Stella Tinjau Sekolah Rakyat Sumbawa, Guru Diminta Jangan Biarkan Siswa Pasif
- Pemerintah Tarik Utang Baru Rp736 Triliun hingga Akhir Desember 2025
- Purbaya: Defisit APBN 2025 Hampir Tembus 3 Persen PDB, Setara Rp695,1 Triliun
“Ini sungguh akan diminta pertanggungjawaban terutama KPU Lombok Barat,” berangnya.
Senada dengan itu, saksi dari Partai Gerindra yakni Alexander Koloai Narwada, mengemukakan kekecewaannya terhadap KPU Lombok Barat. Ia mengatakan jangan KPU Lombok Barat semaunya mengambil keputusan.
“Saran dan rekomendasi Bawaslu Lombok Barat tidak diindahkan, ada apa ini?,” tegasnya.



