Pemkab Sumbawa Siapkan Lahan 10 Hektare Bangun Madrasah Terintegrasi di Alas
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Alas untuk pembangunan madrasah terintegrasi, sebagai langkah konkret memperkuat kualitas pendidikan berbasis keagamaan dan daya saing generasi muda.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. Mohamad Ansori menyebut, pendidikan bukan sekadar program rutin, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, Pemda Sumbawa bergerak cepat menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk lahan untuk madrasah terintegrasi yang dirancang sebagai pusat pendidikan modern berbasis nilai keislaman.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Alas. Ini bentuk keseriusan kami dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Wabup Ansori, Rabu 29 April 2026.
Ia menambahkan, realisasi pembangunan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya melalui Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan keagamaan.
“Kami berharap dukungan dari Ibu Hj. Mahdalena agar program ini bisa segera direalisasikan,” tambahnya.
Rencana pembangunan madrasah terintegrasi ini dinilai strategis karena akan menjadi pusat pendidikan terpadu yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kompetensi siswa.
Wabup Ansori juga menekankan keberadaan madrasah ini nantinya diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, termasuk kebutuhan sumber daya manusia unggul di sektor-sektor potensial daerah.
“Pendidikan adalah kunci. Kalau kita ingin Sumbawa maju, maka kualitas SDM harus kita siapkan dari sekarang,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Mahdalena, memberikan motivasi kepada para lulusan MAN 2 Sumbawa agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak cepat puas.
“Kalian adalah generasi penerus. Terus belajar, jangan berhenti di sini,” pesannya.
Ia menyoroti Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian dan pertambangan, yang membutuhkan SDM berkualitas dan berdaya saing tinggi.
“Daerah ini kaya potensi. Tinggal bagaimana kita menyiapkan manusianya agar mampu mengelola dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya nilai moral dalam perjalanan pendidikan para siswa.
“Jangan pernah lupa jasa orang tua dan guru. Kesuksesan kalian tidak lepas dari doa dan bimbingan mereka,” tutupnya. Dengan kesiapan lahan dan dorongan lintas sektor, pembangunan madrasah terintegrasi di Kecamatan Alas diharapkan segera terealisasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemda Sumbawa dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai dan karakter. (Marwah)




