PemerintahanSumbawa Barat

BLK KSB Gandeng Indosat Kembangkan Kompetensi Digital

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperluas jejaring kemitraan strategis. Langkah ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja daerah yang ahli di bidang teknologi digital.  

Oleh karena itu, BLK KSB menjalin kolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi terkemuka, Indosat Ooredoo Hutchison. Kemitraan tersebut berfokus pada penguatan kurikulum serta peningkatan digital skill pemuda lokal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si.,melalui Kepala BLK KSB, Randi Darmansyah mengungkapkan, sektor teknologi informasi menjadi salah satu pilar utama. Bidang ini masuk dalam prioritas pembangunan Tahap I BLK.

“Untuk pengembangan Jurusan Teknologi Informasi dan Multimedia, khususnya digital skill, kami membangun kemitraan dengan Indosat Ooredoo Hutchison,” ujar Randi kepada NTBSatu, Rabu, 14 Oktober 2026.

Boyong Google, Nvidia, hingga Nokia

Menariknya, kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada tingkat nasional. Lebih dari itu, Indosat juga memboyong jejaring mitra teknologi kelas dunia untuk memperkuat program pelatihan tersebut.

Raksasa teknologi global seperti Google, Nvidia, hingga Nokia dipastikan ikut menyokong pengembangan materi pelatihan. Kehadiran perusahaan dunia ini bakal mempercepat pemenuhan standar kecakapan digital peserta.

“Nanti dalam pengembangan program digital skill ini, Indosat juga menggandeng mitra global mereka seperti Google, Nvidia, dan Nokia,” jelas Randi.

Sebab, penguasaan teknologi digital masa depan seperti Kecerdasan Buatan (AI) dan jaringan modern membutuhkan kurikulum internasional. Maka dari itu, keterlibatan Google hingga Nvidia menjadi nilai tambah yang sangat krusial.

Dukung Penuh Fasilitas dan Instruktur Profesional

Di samping kurikulum digital, BLK KSB memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di lapangan. Pihak balai telah mengalokasikan anggaran peralatan pelatihan pada tahun 2026 ini.  

“Alhamdulillah, terkait peralatan pelatihan di tahun 2026 ini sudah kami anggarkan dan siapkan,” tegasnya.  

Selanjutnya, BLK KSB juga merangkul BLK Surabaya untuk menjamin ketersediaan instruktur berkompeten. Langkah ini memastikan transfer ilmu dari mitra global dapat berjalan optimal kepada para peserta.  

Dengan demikian, integrasi antara Indosat, raksasa teknologi dunia, dan fasilitas modern ini bakal melahirkan lulusan berdaya saing global. Kehadiran program ini diyakini mampu membuka peluang kerja internasional bagi pemuda KSB. (*)

Artikel Terkait