Unram Cetak Peneliti Muda lewat Penguatan Teknik Instrumen Penelitian
Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) terus mendorong peningkatan kualitas riset mahasiswa melalui penguatan kemampuan menyusun instrumen penelitian.
Upaya tersebut hadir melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Workshop Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian.
Program tersebut menyasar kebutuhan mahasiswa dalam menjalankan penelitian untuk tugas akhir. Kemampuan menyusun instrumen secara tepat menjadi salah satu fondasi penting agar mahasiswa mampu memperoleh data yang akurat, relevan, dan dapat dipercaya.
Instrumen penelitian mencakup berbagai perangkat pengumpulan data, seperti kuesioner, pedoman wawancara, serta instrumen observasi. Ketepatan mahasiswa dalam merancang setiap perangkat tersebut turut menentukan kualitas data dan hasil penelitian.
Karena itu, Unram mengarahkan workshop pada penguatan pemahaman teknis mahasiswa. Materi tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga mengajak peserta memahami tahapan penyusunan instrumen secara sistematis.
Unram Perkuat Kemampuan Riset Mahasiswa
Workshop membahas sejumlah materi utama, mulai dari konsep instrumen penelitian, fungsi instrumen, jenis instrumen, penyusunan kisi-kisi, hingga perancangan perangkat pengumpulan data.
Mahasiswa juga mempelajari tahapan validasi dan revisi instrumen. Pemahaman tersebut penting agar peserta mampu memastikan setiap pertanyaan atau indikator dalam instrumen memiliki keterkaitan dengan tujuan penelitian.
Selain itu, kegiatan memberikan pemahaman mengenai uji validitas dan reliabilitas. Kedua aspek tersebut membantu mahasiswa menilai kelayakan instrumen sebelum penggunaannya untuk mengumpulkan data penelitian.
Program pengabdian ini lahir dari berbagai kendala yang kerap mahasiswa hadapi ketika menyusun tugas akhir. Sebagian mahasiswa masih membutuhkan pemahaman lebih kuat mengenai pembuatan kuesioner, pedoman wawancara, maupun instrumen observasi.
Kendala lain muncul saat mahasiswa harus melakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Melalui pendekatan praktis, Unram berupaya membantu mahasiswa memahami proses tersebut secara lebih terarah.
Rangkaian kegiatan mencakup koordinasi, sosialisasi, workshop, evaluasi, serta pendampingan lanjutan. Pola tersebut memperkuat dukungan akademik bagi mahasiswa selama menjalankan proses penelitian.
Hasil Evaluasi Tunjukkan Peningkatan Pemahaman
Evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta. Perubahan tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari konsep dan fungsi instrumen, jenis instrumen, tahapan pengembangan, validitas, hingga reliabilitas.
Peserta juga memberikan respons positif terhadap pelaksanaan workshop. Penilaian terhadap kebermanfaatan materi mencapai kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan kesesuaian materi dengan kebutuhan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir.
Program ini turut memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam membangun budaya riset. Unram tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga memberikan ruang penguatan kapasitas mahasiswa melalui kegiatan pengabdian berbasis kebutuhan akademik.
Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan tersebut mendukung SDG 4 tentang Quality Education melalui peningkatan kompetensi riset mahasiswa. Program ini juga berkaitan dengan SDG 9 melalui penguatan kapasitas penelitian dan pemanfaatan teknologi analisis instrumen.
Selain itu, kegiatan tersebut memiliki kaitan dengan SDG 10 melalui penguatan akses mahasiswa terhadap pendampingan akademik. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, program studi, dan institusi turut mendukung SDG 17 tentang Partnerships for the Goals.
Perspektif Times Higher Education (THE) Impact Rankings juga menempatkan kegiatan perguruan tinggi dalam konteks dampak sosial, pengembangan kapasitas manusia, serta kontribusi ilmu pengetahuan bagi masyarakat.
Melalui penguatan teknik penyusunan instrumen penelitian, Unram mendorong mahasiswa agar lebih siap menjalankan riset secara sistematis. Kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi lahirnya peneliti muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas.
Sumber: Laporan Akhir Pengabdian Internal Universitas Mataram Tahun 2025 berjudul “Workshop Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian Guna Peningkatan Kualitas dan Percepatan Penyelesaian Skripsi Mahasiswa”. (*)




