Tujuh Destinasi Wisata Pulau Sumbawa, dari “Pulau Ular” hingga Hiu Paus
Mataram (NTBSatu) – Pulau Sumbawa di NTB menyimpan potensi wisata alam yang melimpah. Daerah ini menawarkan keberagaman destinasi, mulai dari padang savana, pantai berpasir merah muda, hingga pengalaman berinteraksi dengan satwa liar di habitat alaminya.
Berdasarkan penelusuran NTBSatu, terdapat tujuh rekomendasi destinasi wisata unggulan di Pulau Sumbawa. Tempat-tempat ini yang patut masuk dalam daftar perjalanan wisatawan.
Pulau Kelapa di Kabupaten Bima
Kabupaten Bima memiliki Pulau Kelapa yang menawarkan panorama perbukitan hijau dengan latar belakang gugusan tebing dan laut lepas. Pemandangan perbukitan yang dikelilingi lautan ini sering menjadi spot fotografi favorit para wisatawan yang mencari lanskap eksotis.
Wisatawan dapat melakukan trekking hingga ke puncak bukit untuk menikmati pemandangan laut biru jernih serta gugusan tebing karang secara menyeluruh dari ketinggian.
Wisatawan bisa menjelajahi perbukitan untuk berfoto dengan latar belakang panorama bukit dan tebing karang. Setelah itu, bisa menikmati suasana pulau yang tenang.
Pantai Pink di Kabupaten Bima
Selain Pulau Kelapa, Kabupaten Bima juga memiliki Pantai Pink. Destinasi ini menyajikan pantai berpasir merah muda yang berasal dari serpihan terumbu karang merah yang tergerus ombak secara alami.
Air laut yang sangat jernih dan berpadu dengan suasana pesisir yang relatif tenang menjadi daya tarik utama kawasan ini. Tempat ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin berenang, berjemur, maupun sekadar bersantai menikmati keasrian garis pantai.
Wisatawan bisa bersantai di tepi pantai, berfoto di atas pasir merah muda, dan menikmati ketenangan garis pantai yang belum banyak tersentuh.
Pulau Ular di Kabupaten Bima
Bagi pecinta wisata edukasi dan petualangan, Pulau Ular di Kabupaten Bima menyajikan daya tarik unik yang jarang ditemukan di tempat lain. Pulau ini menjadi habitat alami bagi kawanan ular laut.
Pengunjung dapat melihat dan memegang langsung ular-ular tersebut di bawah pengawasan warga setempat. Meski merupakan satwa liar di alam bebas, kawanan ular di pulau ini dikenal sangat jinak dan pasif saat berinteraksi dengan manusia.
Wisatawan bisa melihat dari dekat dan memegang langsung kawanan ular laut di area pesisir pulau. Namun aktivitas ini harus di bawah pengawasan serta pendampingan warga lokal setempat.
Teluk Saleh di Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Sumbawa menawarkan pengalaman berenang bersama hiu paus (whale shark) di Teluk Saleh. Wisatawan dapat menyaksikan mamalia laut raksasa ini dari dekat di sekitar bagan nelayan tradisional.
Perairan teluk yang tenang serta kehadiran bagan terapung tempat nelayan beraktivitas menjadi area utama munculnya hiu paus ke permukaan air pada pagi hari.
Wisatawan bisa berenang dan snorkeling dari jarak dekat bersama hiu paus di sekitar kawasan bagan nelayan.
Ai Lemak di Kabupaten Sumbawa
Kawasan pesisir Ai Lemak di Kabupaten Sumbawa menawarkan pemandangan matahari terbenam yang memikat dan romantis. Tempat ini menonjolkan siluet pepohonan bakau yang tumbuh rapat di sepanjang tepi pantai saat air laut surut.
Tempat ini menunjukkan pantulan sinar matahari keemasan di atas permukaan air dangkal. Ai Lemak juga merupakan spot favorit wisatawan untuk duduk bersantai di sore hari serta berburu foto siluet alami.
Wisatawan bisa berburu foto sunset, menikmati pemandangan siluet pepohonan bakau, dan bersantai menikmati angin sore di tepi pantai.
Pulau Kenawa
Kabupaten Sumbawa Barat memiliki Pulau Kenawa, sebuah pulau tak berpenghuni dengan hamparan padang savana hijau yang membentang luas menyelimuti pulau. Wisatawan dapat mendaki bukit kecil yang berdiri di tengah pulau untuk menikmati pemandangan laut lepas serta lanskap sekitarnya secara menyeluruh 360 derajat.
Pulau ini juga menjadi lokasi populer bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berkemah di tengah padang rumput yang tenang.
Wisatawan bisa trekking ringan menuju puncak bukit utama, menikmati lanskap padang savana, dan bersantai di pulau yang sepi.
Air Terjun Mata Jitu
Di Kabupaten Sumbawa, wisatawan juga dapat mengunjungi Air Terjun Mata Jitu yang berlokasi di dalam kawasan hutan asri Pulau Moyo. Air terjun berundak ini memiliki formasi kolam-kolam batu alami berwarna hijau toska yang jernih dan menawan.
Dikelilingi pepohonan hutan tropis yang rindang, tempat ini menghadirkan suasana yang sangat sejuk, tenang, dan menyegarkan bagi pengunjung yang ingin mandi di kolam alami.
Wisatawan bisa mandi di kolam batu alami, menikmati keasrian suasana hutan tropis, dan menikmati keindahan air terjun berundak. (*)




