AdvertorialPendidikan

Unram Gratiskan UKT 138 Mahasiswa Asal NTT Terdampak Gempa

Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi 138 mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang turut menghadapi dampak gempa bumi di daerah asal mereka.

Kebijakan gratis UKT tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Unram kepada mahasiswa asal NTT. Kampus memberikan keringanan biaya pendidikan agar para mahasiswa dapat tetap menjalankan perkuliahan tanpa tambahan beban finansial akibat kondisi bencana.

Selain membantu mahasiswa, Unram mengerahkan tenaga kesehatan dan relawan untuk mendukung pemulihan masyarakat NTT. Kampus memusatkan salah satu agenda kemanusiaan tersebut di wilayah Manggarai Timur.

IKLAN

Unram mengirimkan 16 tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya. Tim tersebut telah tiba di Manggarai Timur dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Mereka juga membawa obat-obatan serta sejumlah perlengkapan medis untuk menunjang pelayanan selama berada di lokasi.

Unram Kerahkan Relawan dan Tim Pengabdian

Unram juga menyiapkan 23 mahasiswa relawan dari BEM Unram bersama tiga dosen untuk berangkat ke NTT pada Kamis, 20 Agustus 2026. Para relawan membawa makanan dan kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

IKLAN

Pada saat yang sama, Unram mengerahkan dua kelompok dosen dan dokter dengan jumlah total 21 orang melalui program Pengabdian Berdampak. Tim tersebut menjalankan proyek kemanusiaan bersama dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan mahasiswa.

Langkah Unram tidak berhenti pada pengiriman tenaga medis dan relawan. Kampus juga membuka penggalangan donasi bagi sivitas akademika serta masyarakat yang ingin membantu korban gempa NTT.

Unram akan menyalurkan donasi yang terkumpul melalui Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Mekanisme tersebut bertujuan memperkuat dukungan bagi kebutuhan penanganan serta proses pemulihan masyarakat pascabencana.

Unram menanggung seluruh biaya pengiriman tim medis, relawan mahasiswa, serta tim Pengabdian Berdampak. Rangkaian langkah tersebut memperlihatkan peran kampus dalam mendukung mahasiswa asal NTT sekaligus membantu masyarakat yang menghadapi dampak gempa bumi. (*)

Atim Laili

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait