Kucuran Dana TKD Cair, DLH Pastikan Pelayanan Kebersihan Berlanjut Hingga Akhir Tahun
Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima sempat dibayangi kecemasan akibat keterbatasan anggaran yang hanya mencukupi operasional hingga Agustus 2026. Kini, DLH memastikan seluruh aktivitas kebersihan dan pengangkutan sampah tetap berjalan penuh hingga bulan Desember.
Sebelumnya, DLH harus melakukan penyesuaian ketat akibat efisiensi anggaran daerah pada awal tahun 2026. Anggaran BBM truk operasional, operasional pengangkutan, serta gaji pegawai semula tercatat hanya mampu mencukupi pelayanan hingga bulan kedelapan. Pihak DLH bahkan meraba-raba skenario pembiayaan untuk empat bulan tersisa dan memangkas sejumlah rencana kerja, termasuk penundaan pembentukan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) baru.
Di tengah keterbatasan tersebut, Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin mengungkap, pihaknya terus berupaya menjaga ritme kerja dan menyuntikkan motivasi kepada seluruh petugas kebersihan di lapangan agar tetap mengabdi secara maksimal.
“Tugas beratnya adalah bagaimana memotivasi pegawai untuk tetap memberikan dedikasi yang terbaik. Satu yang saya pesan adalah kita melayani sampah dari masyarakat ini,” tutur Syahrial.
Dapat Alokasi Dana dari TKD
Solusi penanganan krisis anggaran ini terwujud setelah pemerintah pusat mengucurkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD). Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menyalurkan sebagian dana TKD tersebut untuk memenuhi kebutuhan rutin operasional DLH, yang mencakup penyediaan bahan bakar minyak (BBM) armada truk sampah, operasional harian kantor, hingga gaji pegawai dari bulan September sampai Desember 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syahrial Nuryadin, menyambut positif kucuran dana tambahan ini dan menegaskan langkah teknis pengalokasian anggaran segera berjalan.
“Nanti akan tim TAPD bahas. Intinya, insya Allah biaya operasional rutin akan terpenuhi,” tegas Syahrial, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kini, dengan terjaminnya pembiayaan operasional hingga bulan ke-12, DLH kembali memfokuskan energi pada tiga poin utama target kinerja tahun 2026. Salah satu fokus utama tersebut meliputi sosialisasi dan penegakan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pembatasan Penggunaan Sampah Plastik. DLH optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mewujudkan pengelolaan lingkungan kota yang bersih, rapi, dan berkelanjutan. (*)




