SMAN 1 Kuta Selatan Raih Juara 1 Lomba Poster Ilmiah Nasional GEMA MEDIKA 2026 FK UNIZAR
Mataram (NTBSatu) – SMAN 1 Kuta Selatan berhasil meraih Juara 1 Lomba Poster Ilmiah Nasional GEMA MEDIKA 2026 yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK UNIZAR). Prestasi tersebut diraih Luh Made Mastini Kirana melalui karya poster yang mengangkat tema kesehatan dalam aktivitas pariwisata.
Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-22 FK UNIZAR. Panitia mengusung tema “Cerdas Berwisata: Liburan Sehat, Cegah Risiko” untuk mendorong generasi muda memahami pentingnya menjaga kesehatan selama melakukan aktivitas wisata.
Kompetisi berlangsung di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono, Universitas Islam Al-Azhar, Mataram, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Sebanyak 69 siswa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kompetisi tersebut. Setelah melalui proses seleksi, panitia menetapkan 15 finalis untuk mengikuti tahap akhir berupa presentasi oral dan penilaian langsung oleh dewan juri.
Luh Made Mastini Kirana dari SMAN 1 Kuta Selatan akhirnya keluar sebagai peraih juara pertama. Sementara itu, Juara 2 diraih Ni Made Tania Vidia M. dari SMAN 1 Mataram dan Juara 3 diraih Baiq Jihan Viona dari SMAN 1 Jonggat.
Angkat Isu Kesehatan Pariwisata
Ketua Panitia GEMA MEDIKA 2026, I Gede Angga Adnyana, SST., M.Imun, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang. Panitia ingin memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan gagasan ilmiah melalui media yang lebih mudah dipahami masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap konsep kesehatan pariwisata dapat semakin dikenal oleh generasi muda. Para peserta juga diharapkan mampu menghasilkan gagasan ilmiah dan kreatif mengenai kegiatan wisata yang sehat, aman, bertanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Angga, tema lomba memiliki keterkaitan dengan visi FK UNIZAR yang mengembangkan keunggulan di bidang kesehatan pariwisata.
Panitia memberikan sejumlah pilihan subtema kepada peserta. Materinya mencakup keamanan pangan saat berwisata, pencegahan penyakit, kesehatan mental, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, vaksinasi, hingga kesehatan lingkungan destinasi wisata.
Rangkaian lomba berlangsung sejak 13 Juni 2026 melalui tahap pendaftaran dan pengumpulan karya. Panitia kemudian melakukan penilaian serta seleksi pada 6–9 Agustus 2026 dan mengumumkan 15 finalis pada 9 Agustus 2026.
Para finalis kemudian mempresentasikan karya masing-masing pada tahap akhir yang berlangsung 15 Agustus 2026.
Poster Jadi Media Sederhanakan Ilmu
Rektor Universitas Islam Al-Azhar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP, yang membuka kegiatan tersebut menilai poster ilmiah memiliki peran penting dalam menjembatani hasil penelitian dengan masyarakat.
Menurutnya, informasi ilmiah yang biasanya tersaji dalam jurnal dapat terasa berat bagi masyarakat umum. Poster dapat membantu mengemas informasi tersebut melalui kombinasi gambar dan tulisan yang lebih sederhana.
“Lomba poster ini sangat strategis karena menjadi jembatan antara dunia ilmiah, tulisan-tulisan ilmiah, dan masyarakat,” ujar Dr. Ansyar.
Ia berharap peserta tidak hanya memperhatikan tampilan visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan ilmiah secara tepat.
“Kita menyederhanakan bahasa ilmiah menjadi gambar dan tulisan yang lebih mudah dipahami. Informasi yang tadinya terlihat berat ketika dibaca dalam jurnal dapat disampaikan dengan cara yang lebih sederhana dan menarik,” tuturnya.
FK UNIZAR Apresiasi Peserta
Kepala Bagian Kemahasiswaan FK UNIZAR, dr. Nurkomariah Zulhijjah, turut mengapresiasi peserta dan guru pendamping yang mengikuti kompetisi tersebut.
Ia mengatakan 15 finalis mengikuti tahap akhir secara blended, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Para peserta juga mendapat pendampingan dari guru pembimbing masing-masing.
Menurutnya, tingginya minat sekolah dari berbagai daerah menunjukkan kompetisi GEMA MEDIKA semakin dikenal di luar NTB.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Nurkomariah juga memperkenalkan FK UNIZAR kepada para peserta yang memiliki cita-cita menjadi dokter.
“Semoga adik-adik yang hari ini ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini nantinya ada yang berjodoh dengan FK UNIZAR dan menjadi bagian dari keluarga besar kami,” ujarnya.
Tiga Sekolah Raih Juara
Dewan juri menilai karya para finalis berdasarkan gagasan ilmiah dan kemampuan peserta menyampaikan pesan melalui poster.
Dewan juri terdiri atas Aena Mardiah, SKM., MPh, Kepala Departemen Kesehatan Masyarakat FK UNIZAR; drg. Sabrina Intan Zoraya, M.K.M, dosen internal sekaligus ahli kesehatan pariwisata; I Putu Septian Adi Prayudha, S.Si., M.S.M, Kepala Biro Humas, Kerja Sama dan Alumni UNIZAR; serta Ahmad Junaidi, S.Pd., MA., Ph.D, Pembina Jage Kastare Foundation sekaligus Tenaga Ahli Gubernur NTB bidang Pendidikan.
Hasil akhir menempatkan SMAN 1 Kuta Selatan sebagai Juara 1, melalui Luh Made Mastini Kirana.
Sementara SMAN 1 Mataram meraih Juara 2 melalui Ni Made Tania Vidia M., sedangkan SMAN 1 Jonggat menempati Juara 3 melalui Baiq Jihan Viona.
Ketua Panitia GEMA MEDIKA 2026, I Gede Angga Adnyana, mengatakan capaian tersebut bukan sekadar soal memperoleh gelar juara.
Menurutnya, proses kompetisi memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menyampaikan gagasan ilmiah kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempertemukan dunia pendidikan, ilmu pengetahuan, kesehatan, dan pariwisata dalam satu ruang pembelajaran bagi generasi muda.
Dengan berakhirnya kompetisi, GEMA MEDIKA 2026 sekaligus menjadi momentum bagi FK UNIZAR memperkenalkan pentingnya pariwisata yang sehat, aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan kepada pelajar dari berbagai daerah. (*)




