Rezeki Tak Terduga, Tiga Jemaah Cadangan Mataram Akhirnya Berangkat Haji
Mataram (NTBSatu) – Rezeki memang tak ke mana. Tiga jemaah cadangan asal Kota Mataram akhirnya mendapat kesempatan emas untuk menunaikan ibadah Haji 2026. Mereka dipastikan berangkat ke tanah suci dengan bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 Embarkasi Lombok.
Kabar menggembirakan ini datang menjelang keberangkatan, setelah adanya pengisian kuota sisa. Ketiga jemaah tersebut akan masuk ke Asrama Haji pada Kamis, 7 Mei 2026 bersama rombongan dari Kota Bima, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Lombok Utara.
“Asistensi terbaru menyebutkan tiga jemaah kita siap diberangkatkan bersama kloter tersebut,” ujar Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, Selasa, 5 Mei 2026.
Tiga jemaah yang beruntung itu adalah pasangan suami-istri, Saipul Islam bin Haji Ahmad Rasul dan Pemi Pebriana, serta Hairunnisa Saban binti Saban asal Selagalas. Mereka merupakan jemaah cadangan yang telah dinyatakan siap secara fisik maupun administrasi.
Meski berangkat di waktu yang cukup mendadak, seluruh persiapan telah rampung. Pemerintah Kota Mataram akan melepas mereka secara sederhana di ruang kerja Asisten I pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 Wita, sebelum bertolak ke Asrama Haji.
“Waktunya sangat terbatas, jadi pelepasan secara sederhana sebelum mereka langsung bergabung dengan Kloter 13,” jelas Martawang.
Imbauan kepada Jemaah Haji
Di balik kabar bahagia ini, pemerintah juga mengingatkan tantangan yang akan dihadapi para jemaah di tanah suci. Suhu di Madinah dilaporkan telah menembus lebih dari 40 derajat Celsius.
“Cuaca di Madinah sangat panas. Kami minta jemaah menjaga kondisi tubuh dan saling mengingatkan. Petugas juga harus sigap, ramah, dan responsif dalam mendampingi jemaah,” tegasnya.
Martawang menambahkan, tidak sedikit jemaah yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri. Karena itu, peran petugas menjadi sangat penting untuk memberikan pendampingan, terutama di tengah padatnya aktivitas ibadah di Masjid Nabawi.
Berangkat dari status cadangan, kini mereka resmi menyusul rombongan utama dengan membawa harapan, doa, dan kebahagiaan dari Kota Mataram menuju tanah suci. (*)



