Nyepi dan Lebaran Berdekatan, Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Lembar Terjadi Lebih Awal
Lombok Barat (NTBSatu) – Momentum mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, mengalami pola yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini akibat berdekatannya perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, yang berdampak langsung pada arus penyeberangan.
General Manager PT ASDP Lembar, Handoyo Priyanto menjelaskan, lonjakan penumpang tahun ini terjadi lebih awal. Jika biasanya puncak arus mudik terjadi pada H-2 atau H-3 Lebaran, kali ini puncak justru sudah terlihat sejak H-10 hingga H-6.
“Karena Nyepi dan Lebaran berdekatan, penyeberangan ditutup mulai 18 sampai 20. Akibatnya, pengguna jasa memilih berangkat lebih awal sebelum penutupan,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Lonjakan Penumpang Jelang Perayaan
Penutupan operasional penyeberangan berlaku di Pelabuhan Lembar maupun Pelabuhan Padangbai selama perayaan Nyepi, mulai dari 18-20 Maret 2026. Kondisi ini memicu pergerakan besar-besaran penumpang, yang ingin keluar dari Bali menuju Lombok maupun sebaliknya.
Data menunjukkan, jumlah penumpang yang keluar dari Lembar menuju Padangbai pada periode H-10 hingga H-6 mencapai sekitar 9.400 orang. Sementara itu, arus masuk dari Padangbai justru jauh lebih tinggi, mencapai lebih dari 25 ribu penumpang.
“Artinya arus mudik memang lebih dominan dari arah Bali. Itu terlihat dari perbandingan jumlah penumpang yang cukup signifikan,” jelasnya.
Selain penumpang, peningkatan juga terjadi pada kendaraan. Sepeda motor tercatat naik sekitar 30 persen, kendaraan roda empat meningkat sekitar 17 persen. Sementara itu, truk mencapai hampir 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Handoyo menambahkan, secara umum terjadi pertumbuhan sekitar 13 persen untuk penumpang dan lebih dari 15 persen untuk kendaraan dari tahun sebelumnya.
Meski sempat terjadi lonjakan, kondisi di Pelabuhan Lembar per 17 Maret 2026, terpantau relatif landai. Berbeda dengan Pelabuhan Padangbai yang sebelumnya mengalami kepadatan cukup tinggi.
Operasional akan Tutup Besok
Terkait penutupan operasional, pihak pelabuhan juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengguna jasa. Di Pelabuhan Lembar, penyeberangan tutup mulai pukul 21.00 Wita pada 18 Maret.
“Kalau sudah ditutup, penumpang tidak bisa menunggu di pelabuhan. Mereka harus kembali dan menyesuaikan jadwal setelah operasional dibuka kembali,” tegasnya.
Handoyo memastikan, seluruh pemangku kepentingan telah berkoordinasi untuk mengantisipasi kondisi tersebut. Sehingga, arus mudik tetap berjalan aman dan tertib dengan penyesuaian akibat perayaan keagamaan yang berdekatan. (Zani)



