TPA Kebon Kongok Normal, Pemkot Mataram Kebut Pengosongan TPS Bintaro
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mempercepat pengangkutan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Bintaro, Kecamatan Ampenan. Upaya ini terlaksana setelah aktivitas pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok kembali berjalan normal.
Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi mengatakan, pihaknya menargetkan tumpukan sampah di TPS Bintaro dapat dibersihkan dalam waktu sekitar satu pekan. “Kami targetkan dalam satu minggu TPS Bintaro sudah bisa bersih dari tumpukan sampah,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.
Untuk mempercepat penanganan, DLH mengerahkan puluhan armada truk setiap hari. Sekitar 40 dump truk untuk mengangkut sampah dari TPS Bintaro ke TPA Kebon Kongok, dengan total volume mencapai sekitar 120 ton per hari.
“Kita kerahkan sekitar 40 dump truk setiap hari. Kalau dihitung, kurang lebih 120 ton sampah yang kita angkut per hari dari lokasi itu,” katanya.
Selain itu, petugas juga memberlakukan sistem kerja lembur agar proses pengangkutan bisa berlangsung lebih cepat. Menurut Denny, langkah tersebut cukup efektif karena volume sampah di TPS Bintaro mulai berkurang daripada sebelumnya.
“Sekarang sisa sampahnya sekitar seribuan ton, tetapi itu sudah jauh berkurang dari sebelumnya,” jelasnya.
Sampah Menumpuk di TPS Bintaro
Ia menambahkan, penumpukan sampah yang terjadi sebelumnya akibat terbatasnya ritase pembuangan ke TPA Kebon Kongok. Saat itu, pengangkutan hanya satu kali ritase per hari sehingga banyak sampah dari TPS tidak dapat terangkut.
Namun, saat ini kondisi tersebut sudah kembali normal. DLH kini bisa melakukan pengangkutan hingga empat ritase setiap hari.
“Sekarang ritase pembuangan ke TPA sudah normal kembali, bisa sampai empat kali sehari. Ini yang membuat pengangkutan sampah bisa lebih cepat,” ungkapnya.
Setelah tumpukan sampah di TPS Bintaro berhasil pihaknya kurangi, DLH juga berencana memanfaatkan area TPS di bagian dalam lokasi tersebut. “Di dalam sudah kita siapkan lokasi TPS baru, tinggal perbaikan akses jalannya agar bisa digunakan dengan maksimal,” katanya.
DLH berharap, percepatan pengangkutan ini juga dapat mengurangi keluhan masyarakat terkait bau tidak sedap yang selama ini muncul dari TPS Bintaro. “InsyaAllah secara bertahap kita tangani semuanya, agar kondisi di sekitar TPS bisa kembali normal,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana sebelumnya menyampaikan, pembuangan sampah ke TPA Kebon Kongok telah kembali berjalan normal setelah penataan pada area landfill. “Pembuangan sampah ke TPA sekarang sudah normal kembali, sehingga sampah di TPS bisa mulai kita cicil untuk diangkut,” katanya. (*)



