Politik

Rapimwil Perdana PPP NTB Pasca Kepemimpinan Baru, Fokus Konsolidasi dan Target Rebut Kursi Parlemen

Mataram (NTBSatu) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB, menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) perdana pasca terbentuknya kepengurusan baru, Minggu, 8 Maret 2026. Rapimwil perdana tersebut berlangsung di Kantor DPW PPP NTB di Jalan Majapahit, Kota Mataram.

Agenda tersebut menjadi momentum awal konsolidasi internal, sekaligus membahas langkah strategis memperkuat struktur partai hingga ke daerah.

IKLAN

Sekretaris DPW PPP NTB, Sitti Ari mengatakan, Rapimwil kali ini lebih menitikberatkan pada koordinasi internal, serta persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten dan kota.

IKLAN

“Intinya adalah koordinasi, karena ini rapat perdana kami. Sekaligus membahas persiapan muscab yang harus segera dilaksanakan,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 10 Maret 2026. 

IKLAN

Menurutnya, DPW PPP NTB menargetkan proses pelaksanaan musyawarah cabang dapat segera selesai. Bahkan, pihaknya telah menetapkan batas waktu pelaksanaan sebelum 22 April mendatang.

Namun demikian, jadwal pelaksanaan Muscab kemungkinan akan mulai setelah momentum Lebaran. Hal ini karena sejumlah pengurus juga akan mengikuti kegiatan workshop DPR di Jakarta.

“InsyaAllah setelah Lebaran, karena ada kegiatan di DPR juga. Setelah itu baru kami melangsungkan muscab di NTB,” kata Sitti Ari.

Rapimwil tersebut juga menjadi ajang silaturahmi bagi jajaran pengurus baru dengan para ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP dari berbagai daerah di NTB. Melalui forum itu, DPW memberikan arahan umum terkait konsolidasi organisasi, serta penguatan struktur partai di tingkat daerah.

“Ini juga sekaligus silaturahmi karena kepengurusan baru, jadi kami saling menguatkan dan berkolaborasi dengan seluruh DPC,” jelasnya.

Manuver DPW PPP NTB ke Depan 

Meski belum membahas secara detail strategi politik menghadapi kontestasi ke depan, Sitti Ari menegaskan, PPP NTB memiliki target besar untuk memperkuat posisi partai di parlemen. Menurutnya, penguatan organisasi melalui Muscab menjadi langkah awal untuk memperbesar basis dukungan partai.

“Kami masih fokus membesarkan partai dan memperkuat struktur. Target ke depan tentu bagaimana PPP bisa kembali masuk dan kuat di parlemen,” katanya.

Terkait dinamika internal partai, ia menyebut belum ada pembahasan khusus dalam Rapimwil ini, terkhusus mengenai sikap sejumlah kader yang sebelumnya sempat mempertanyakan kepengurusan baru. Menurutnya, persoalan tersebut masih berjalan secara internal di tingkat pusat dan akan ditangani oleh pengurus pusat partai.

“Untuk sementara tidak ada pembahasan khusus soal itu. Kami fokus pada konsolidasi saja, sementara hal-hal lain tentu akan ditangani oleh BPP,” ujarnya.

 Forum ini harapannya menjadi titik awal penguatan organisasi partai di daerah, sekaligus menyiapkan langkah strategis menuju target peningkatan kekuatan politik PPP di parlemen pada masa mendatang. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button