Kota Mataram Dapat Anggaran Pusat Rp25 Miliar untuk Normalisasi Sungai Ancar dan Unus
Mataram (NTBSatu) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram memastikan, pengerjaan normalisasi sungai di dua titik vital akan segera dilaksanakan tahun ini. Proyek strategis ini mendapatkan pendanaan langsung oleh anggaran Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS).
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning mengungkapkan, pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan pihak kementerian untuk memastikan kelancaran proyek ini. Meskipun beberapa detail penanganan abrasi masih dalam tahap koordinasi, anggaran untuk dua sungai utama sudah pasti.
“Yang pasti itu (normalisasi) Sungai Ancar sama Unus, itu yang sudah pasti,” tegas Lale Widiahning, Selasa, 3 Maret 2026
Lale merincikan, total anggaran dari pusat untuk normalisasi kedua sungai tersebut mencapai Rp25 miliar. Dengan pembagian Sungai Ancar Rp10 miliar dan Sungai Unus Rp15 miliar.
Teknis Pengerjaan dan Koordinasi
Meskipun anggaran berasal dari pusat, Lale Widiahning menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kota dan pusat agar pengerjaan tepat sasaran sesuai kebutuhan urgensi di lapangan. Pengerjaan normalisasi ini nantinya mencakup pembersihan sedimen hingga pembangunan tanggul (tebing sungai).
“Anggarannya dari pusat, di BWS yang kerja. Ini saya belum tahu pemetaannya mereka seperti apa, apakah dia spot–spot mana yang paling urgen, yang sedimennya tinggi, atau memang dia hanya satu lokasi,” jelasnya.
Lale menambahkan, Dinas PUPR Kota Mataram akan terus memantau perkembangan proyek ini agar sejalan dengan visi penataan kota. “Paling tidak kami mengetahui apa yang akan dilaksanakan,” tambahnya.
Koordinasi lebih lanjut, kata Lale akan semakin intensif terlaksana setelah hari raya Idulfitri. (*)



