INTERNASIONAL

Arab Saudi – Qatar Kecam Serangan Iran di Oman dan Riyadh, Ketegangan Kawasan Meningkat

Jakarta (NTBSatu)Pemerintah Qatar mengecam keras serangan Iran yang menargetkan pelabuhan komersial Duqm di Oman serta sebuah kapal tanker minyak di lepas pantainya.

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut, serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Oman. Sekaligus eskalasi yang tidak dapat diterima di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

“Qatar menganggap serangan ini sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Oman, sebuah eskalasi yang tidak dapat kita terima. Serta tindakan berspekulasi yang menargetkan negara yang memainkan peran aktif dalam upaya mediasi,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Qatar, mengutip Al Jazeera, Minggu, 1 Maret 2026.

Sebelumnya, media pemerintah Oman melaporkan serangan drone yang menghantam Pelabuhan Duqm menyebabkan satu pekerja terluka. Secara terpisah, sebuah kapal tanker minyak juga menjadi sasaran serangan di perairan Oman.

Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional menyusul eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Oman selama ini terkenal berperan sebagai mediator dalam berbagai perundingan kawasan, termasuk pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat terkait isu nuklir.

Sementara itu, Arab Saudi memperingatkan bahwa mereka berhak membela diri, termasuk melalui serangan balasan, setelah ibu kota Riyadh menjadi target serangan Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Arab Saudi Sampaikan Kecaman

Pemerintah Saudi mengonfirmasi bahwa Iran melancarkan serangan ke Riyadh serta wilayah Provinsi Timur.

Arab Saudi menyampaikan kecaman keras terhadap serangan Iran yang terang-terangan dan pengecut. Yang mana menargetkan Riyadh dan wilayah Provinsi Timur,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi, mengutip dari AFP.

Kerajaan Saudi menegaskan akan mengambil semua langkah untuk mempertahankan keamanan negara dan melindungi wilayah serta penduduknya. Termasuk opsi membalas agresi tersebut.

Kerajaan Arab Saudi menyampaikan ncaman tersebut setelah Iran melancarkan serangan balasan. Serangan itu juga menargetkan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di beberapa negara Timur Tengah. Termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman turut mengecam eskalasi yang ia nilai berbahaya.

“Kerajaan mengutuk keras dan mengecam dengan sekeras-kerasnya agresi brutal Iran dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Uni Emirat Arab, Kerajaan Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania,” demikian bunyi pernyataan pemerintah Saudi.

Ketegangan yang terus meningkat ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah. Serta ancaman terhadap stabilitas keamanan dan jalur energi global. (*)

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button