Pendidikan

Proyek DAK 2024 Sejumlah Sekolah di Bima Macet, Kegiatan Belajar Siswa Terganggu

Mataram (NTBSatu) – Pembangunan fasilitas sekolah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 di Kabupaten Bima, belum sepenuhnya rampung. Sejumlah fasilitas penunjang belajar, masih belum dapat digunakan dan berdampak pada kelancaran proses belajar-mengajar di sekolah.

Beberapa kepala sekolah penerima DAK 2024 menyampaikan, pekerjaan yang telah selesai sudah dilakukan pencatatan. Sementara itu, untuk sisa pekerjaan yang belum tuntas akan kembali direncanakan untuk kelanjutan pembangunan oleh inspektorat dan dinas terkait.

Kepala SMAN 1 Bolo, Abdurrahman, S.Pd., menjelaskan, sebagian pekerjaan telah terealisasi. Meliputi renovasi lima ruang kelas, laboratorium biologi, ruang OSIS, serta ruang Bimbingan Konseling (BK). Namun, progres keseluruhan proyek belum sepenuhnya selesai.

“Ruang belajar sudah sekitar 81 persen dan sudah kami laporkan ke dinas. Informasi dari dinas katanya mau dilanjutkan, dihitung kembali dan dibangun sisanya,” ujarnya kepada NTBSatu, Jumat, 13 Februari 2026.

Meski demikian, kepastian kelanjutan proyek hingga kini belum jelas. Abdurrahman menyebutkan, adanya pergantian pemasok serta belum ada penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) baru. Sehingga, pihak sekolah belum dapat menandatangani dokumen lanjutan pekerjaan.

“Baru dua hari kemarin informasinya harus penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) baru dulu, jadi belum bisa dipastikan kelanjutannya,” katanya.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button