Pendidikan

Sekolah Tanggapi Perubahan Dikbud Jadi Dikpora, Harap Kegiatan Pembelajaran Tetap Optimal

Mataram (NTBSatu) – Sekolah di Kota Mataram menanggapi perubahan nomenklatur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menjadi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora).

Kepala SMAN 11 Mataram, Drs. H. Arofiq, M.M., menekankan, perubahan ini akan berdampak pada struktur dan administrasi. Namun, ia berharap kegiatan pembelajaran tetap tidak terganggu.

“Dampak pasti ada, karena nomenklatur berubah, maka struktur dan alur koordinasi ikut berubah. Yang jelas berubah adalah kop surat dan stempel,” ungkapnya kepada NTBSatu, Senin, 5 Januari 2026.

Dari sisi akademik, sebelumnya sekolah juga mengembangkan kegiatan kebudayaan. Dengan perubahan ini, sekolah harapannya menambahkan fokus pada pembinaan keolahragaan tanpa mengurangi perhatian pada kegiatan akademik.

IKLAN

Meski perubahan tergolong cukup besar, sekolah berharap dampaknya tidak signifikan dan tidak menimbulkan beban tambahan, sehingga aktivitas intra kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler tetap berjalan lancar, termasuk dukungan anggaran untuk pembinaan kepemudaan dan olahraga.

“Tidak mengurangi core value (nilai inti, red) dari sekolah. Termasuk, tidak dibebani kegiatan seremonial dan tetap dilibatkan dalam pembinaan kepemudaan,” tegasnya.

Beberapa aspek administrasi mungkin terdampak, tetapi kurikulum dan pembelajaran tidak terganggu, sementara aspek lainnya masih menunggu arahan lebih lanjut dari dinas terkait.

Mengenai koordinasi terkait penggabungan dua dinas, Arofiq mengaku hingga kini belum ada komunikasi resmi. “Sama sekali belum ada,” tambahnya. (Alwi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button