Kota Mataram

Sejumlah Titik di Mataram Rawan Macet saat Ramadan

Mataram (NTBSatu) – Menjelang Ramadan, Dinas Perhubungan Kota Mataram mulai memetakan sejumlah titik yang perkiraannya akan mengalami lonjakan arus lalu lintas.  Kawasan bisnis dan pusat kuliner menjadi perhatian utama karena biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di lokasi tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin mengatakan, kepadatan lalu lintas menjelang Ramadan sudah menjadi pola rutin setiap tahun. Lonjakan kendaraan umumnya terjadi pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa, serta setelah salat tarawih.

“Tim kami sudah turun melakukan pemetaan untuk melihat titik-titik mana saja yang berpotensi terjadi penumpukan kendaraan. Pengamanan ini juga akan kami sinergikan bersama TNI dan Polri,” ujarnya.

Menurutnya, fenomena “ngabuburit” dan maraknya pedagang takjil menjadi salah satu faktor meningkatnya aktivitas di jalan raya. Beberapa kawasan yang pihaknya prediksi rawan macet antara lain kawasan Ampenan, khususnya sekitar ACC. Kemudian, jalan Airlangga serta sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Mataram.

Selain kepadatan kendaraan, Dinas Perhubungan Kota Mataram juga menyoroti persoalan parkir liar yang kerap memakan badan jalan, terutama di sekitar Mataram Mall dan Lombok Epicentrum Mall (LEM). Zulkarwin menyebut, parkir kendaraan karyawan pinjaman online maupun ojek daring sering menjadi penyebab tersendatnya arus lalu lintas.

Zulkarwin mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen Mataram Mall. Pihak pengelola sebenarnya sudah menyediakan opsi parkir berlangganan di dalam area mall dengan tarif yang relatif terjangkau, sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000.

“Solusinya sudah ada. Namun kendalanya, pergantian karyawan cukup cepat sehingga mereka cenderung enggan mengambil parkir berlangganan,” jelasnya.

Dinas Perhubungan Kota Mataram mengimbau, pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lalu lintas selama Ramadan. Jika imbauan tersebut tidak mereka indahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban.

“Kami tentu ingin kegiatan ekonomi selama Ramadan tetap berjalan lancar. Tapi ketertiban dan kenyamanan di jalan juga harus dijaga,” tutupnya.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button