Dinas Dikbud Sumbawa Catat 1.057 Ruang Kelas Rusak
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa mencatat, ribuan ruang kelas dalam kondisi rusak dan sangat membutuhkan intervensi perbaikan segera.
Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan mengungkapkan, kondisi sarana dan prasarana pendidikan saat ini menjadi tantangan besar. Berdasarkan data terbaru, angka kerusakan ruang kelas di Sumbawa mencapai ribuan unit.
”Ruang kelas kita yang rusak itu hampir di angka sekitar 1.057-an. Masih cukup banyak dan cukup besar jumlahnya. Jadi memang ini sangat butuh intervensi,” ungkap Budi kepada NTBSatu, Kamis, 5 Februari 2026.
Budi menjelaskan, pada tahun 2025 lalu, pihaknya sukses melaksanakan Program Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Satuan Pendidikan. Program tersebut berhasil menyerap anggaran Pemerintah Pusat melalui APBN senilai Rp20,8 miliar.
”Anggaran tersebut telah kami fokuskan pada pembangunan, rehabilitasi, serta pembenahan sarana prasarana dan fasilitas penunjang pendidikan di sejumlah TK, SD, dan SMP di Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.
Menyusul keberhasilan pelaksanaan program serupa pada tahun lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa kini kembali bergerak cepat. Sebanyak 80 sekolah dari jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP telah pihaknya usulkan untuk mendapatkan program revitalisasi tahun ini.



