Korsleting Listrik Hanguskan Tiga Rumah di Sumbawa, Kerugian Capai Rp500 Juta
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kebakaran hebat menghanguskan tiga unit rumah permanen milik warga di Kabupaten Sumbawa, Rabu sore, 4 Februari 2026. Insiden yang diduga dipicu arus pendek listrik itu menyebabkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.16 Wita, setelah masyarakat setempat melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satgas 1 Damkartan langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) sekitar pukul 14.41 Wita dan mendapati api telah membesar, serta dengan cepat melalap seluruh bagian rumah. Tim pemadam segera melakukan upaya pemadaman, sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin mengatakan, proses pemadaman berlangsung cukup intens, mengingat material bangunan dan isi rumah mudah terbakar. Berkat kesigapan petugas, api akhirnya berhasil padam sekitar pukul 16.05 Wita.
“Api berhasil padam dan tidak meluas ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Sahabuddin, Kamis, 5 Februari 2026.
Tiga rumah yang terdampak kebakaran milik Mangsur, Siti Sarah, dan Khairuddin. Seluruh bangunan rumah terbakar 100 persen beserta isinya.
“Selain bangunan rumah, kebakaran juga menghanguskan dua unit sepeda motor. Serta, sejumlah barang dagangan berupa bahan kebutuhan pokok milik korban,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pendataan awal, dugaan kebakaran akibat arus pendek listrik. Sementara itu, total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
Pihak Damkartan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama dengan rutin memeriksa instalasi listrik rumah guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (Marwah)



