Rektor Unizar Mataram Bantah Halangi Nungki Ikut Seleksi Puteri Indonesia 2026
Mataram (NTBSatu) – Polemik pengunduran diri Nungki Andriani Astuti, mahasiswi Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram dari Puteri Indonesia 2026 membuka diskusi terkait dukungan kampus.
Rektor Unizar Mataram, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP. membantah tudingan pihak kampus menghalangi langkah mahasiswinya mengikuti ajang tersebut.
“Setiap mahasiswa memiliki hak untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Namun bentuk dukungan harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing kompetisi,” katanya kepada NTBSatu, Senin, 2 Februari 2026.
Ansyar menegaskan, belum masuk dalam program utama Biro Kemahasiswaan, sehingga skema pendampingannya berbeda dengan kompetisi yang berada di bawah binaan kampus.
Meski demikian, ia menegaskan, universitas tidak serta-merta menutup ruang dukungan bagi mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Dalam konteks itu, kampus memberikan dukungan berupa izin akademik, dispensasi terbatas. Serta, sarana pendukung setelah analisis kebutuhan dan pertimbangan akademik.
“Kegiatan pageant (kontes kecantikan) memiliki timeline panjang dan intensif, sehingga menuntut koordinasi khusus antara universitas dan fakultas. Sehingga, mahasiswa memperoleh hak dispensasi, sarpras pendukung,” terangnya.



