Dirgahayu Ke-44, Museum NTB Lanjutkan Transformasi dan Diplomasi Kebudayaan
Mataram (NTBSatu) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-44, dengan optimisme baru dalam penguatan laju transformasi kelembagaan dan diplomasi kebudayaan.
Turut hadir Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Ketua Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia Iqbal. Kemudian, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB, Dinas Kebudayaan NTB, serta UPTD Taman Budaya NTB.
Kepala Museum Negeri NTB, Dr. Ahmad Nuralam, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTB. Menurutnya, hal ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh jajaran dalam melakukan pembenahan dan pengembangan ke depan.
“Kami tentu mengapresiasi kehadiran Bapak Gubernur. Kehadiran beliau sangat berarti karena memberikan dukungan dan semangat kepada kami. Ini menjadi penyemangat bagi Museum NTB untuk terus berbenah dan berkembang,” ujar Nuralam kepada NTBSatu, Jumat, 23 Januari 2026.
Ia menjelaskan, berbagai langkah yang selama ini Museum NTB lakukan. Mulai dari diplomasi kebudayaan hingga kegiatan kreatif yang melibatkan generasi muda, menjadi pijakan penting dalam perjalanan museum yang telah memasuki usia 44 tahun
“Di usia Museum NTB yang menginjak 44 tahun ini, kami optimistis akan terus melangkah maju,” katanya.
Nuralam juga mengungkapkan arahan Gubernur Iqbal terkait persiapan pengembangan museum tematik. Persiapan tersebut ditargetkan dapat terealisasi dalam kurun waktu satu tahun ke depan, seiring dengan peningkatan kualitas tata kelola museum.
“Promosi kebudayaan akan terus kami tingkatkan. Bapak Gubernur mengapresiasi langkah-langkah yang telah kami lakukan, termasuk penerapan SOP diplomasi kebudayaan. Baik diplomasi langsung melalui berbagai kegiatan maupun pendekatan yang lebih luas,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Museum NTB juga tengah mempersiapkan agenda bedah buku kain Lombok pada Juni mendatang di Adelaide, Australia. Kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya NTB di tingkat internasional.
“Di usia ke-44 tahun ini, kami berharap Museum NTB dapat terus berkembang, meraih lebih banyak prestasi di tingkat nasional. Serta, didukung oleh sumber daya manusia yang semakin berkualitas,” tambahnya.
Komitmen Pengembangan Museum NTB
Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan Museum NTB ke depan. Ia menilai, kepemimpinan saat ini menunjukkan arah yang progresif.
“Kita punya kepala museum yang progresif ini, insyaAllah ke depan akan ada peningkatan kualitas dan diversifikasi,” ujarnya.
Ia juga secara khusus meminta Ahmad Nuralam untuk tetap fokus mengawal pengembangan museum dalam satu tahun ke depan.
“Untuk terus mengembangkan museum ke depan, untuk itu Pak Alam saya minta untuk stay dulu di sini setahun ke depan untuk mengurus Museum,” tuturnya.
Pada aspek lain, menurut Iqbal, peran Museum NTB tidak hanya sebatas soft diplomacy, tetapi memang diarahkan menjadi diplomasi kebudayaan yang lebih utuh.
“Bukan hanya soft diplomatic (diplomasi lunak), tapi diplomatic (diplomasi) penuh,” tambahnya. (Alwi)



