Siaga Tsunami Imbas Gempa Rusia, Warga Miyagi dan WNI di Jepang Panik Selamatkan Diri

Mataram (NTBSatu) – Peringatan tsunami yang menyusul gempa berkekuatan magnitudo 8,7 di Semenanjung Kamchatka, Rusia, menciptakan kepanikan besar di wilayah Jepang, terutama di prefektur Miyagi.
Guncangan kuat dari gempa di Rusia pada Rabu pagi, 30 Juli 2025, memicu gelombang tsunami setinggi satu meter menuju pesisir Jepang dan memaksa ribuan warga termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah tersebut untuk segera mengevakuasi diri.
Warga Miyagi segera meninggalkan rumah masing-masing dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan. Banyak dari mereka berupaya menjauh dari kawasan pantai dan mencari tempat yang lebih aman.
Lalu lintas padat mulai terbentuk karena warga secara serentak berusaha menyelamatkan diri. Dalam situasi yang genting ini, sejumlah pabrik dan kantor menghentikan aktivitasnya dan meminta seluruh karyawan untuk segera pulang.
Situasi dramatis ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @liputan6.sctv dan langsung menyita perhatian publik.
Video tersebut menampilkan suasana warga, lengkap dengan suara kegaduhan, kepanikan, dan seruan dalam bahasa Indonesia serta Jepang.
Dalam video tersebut, seorang pria terdengar berkata, “Kenapa? Sudah lari-lari semua. Truk-truk. Eh, gerbang, gerbang tutup. Pulang semua eh, langsung berhenti,” yang menggambarkan kondisi darurat di lokasi kejadian.
Reaksi warganet pun beragam. Sebagian besar memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan masyarakat Jepang meskipun berada dalam situasi darurat. Mereka tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban saat evakuasi berlangsung.
Komentar positif pun bermunculan, “Meskipun keadaan panik warganya masih patuh lalu lintas, keren banget sumber daya manusianya,” tulis akun @dbest933.
Beberapa netizen juga membandingkan sistem peringatan dini Jepang dengan Indonesia. Banyak dari mereka menyayangkan sistem peringatan bencana yang sering kali terlambat di Tanah Air.
Di sisi lain, sejumlah komentar memanjatkan doa keselamatan untuk seluruh WNI yang berada di Jepang, terutama yang terdampak langsung peringatan tsunami tersebut.
“Semoga WNI yang ada di Jepang selamat semua,” komengtar akun @aki_haikawa394. (*)