Ratusan Petugas DLH Kota Mataram Dikerahkan Bersihkan Lokasi Fornas VIII 2025

Mataram (NTBSatu) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, mulai mengintensifkan penataan dan pembersihan di sejumlah titik strategis lokasi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025. Sejumlah 325 petugas penyapu jalan akan dikerahkan penuh.
“Ada dua titik lokasi prioritas, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan dan Udayana. Itu yang harus kita bersihkan dari sekarang, rumput liar, ilalang, hingga sampah,” jelas Kepala DLH Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, Senin, 21 Juli 2025.
Selain pembersihan, pihaknya juga sedang melakukan upaya penataan, salah satunya danau kawasan di RTH Udayana.
“Danaunya kami pasang emembran di bawahnya, agar aliran airnya tidak meresap ke dalam tanah, seperti kolam angsa Udayana. Jadi airnya hanya mengalir di seputaran itu aja, tidak meresap,” kata Denny.
DLH Kota Mataram mulai melakukaan penataan RTH Udayana sejak Juni 2025 dan telah memasuki tahap final. “Penataan kita lakukan sejak awal karena memang untuk menyambut tamu-tamu dari Fornas,” tambahnya.
Sementara itu, kawasan RTH Pagutan belum dilakukan penataan fisik seperti amphitheater. Namun untuk pembersihan, tetap berjalan sebagai bentuk kontribusi lingkungan secara menyeluruh dalam mendukung kelancaran acara.
“Petugas penyapuan kita arahkan juga ke RTH Pagutan, selain Udayana dan Eks Bandara Selaparang,” ucap Denny.
Sebagai informasi, Eks Bandara Selaparang juga menjadi salah satu lokasi Fornas VIII NTB 2025. Pembersihan di lokasi tersebut tidak hanya oleh DLH Kota Mataram, tetapi juga oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Di eks bandara memang ada beberapa kegiatan besar dan itu kita kerjakan secara keroyokan. Semua dinas terlibat,” katanya.
Selain itu, DLH Kota Mataram memastikan seluruh armada kebersihan termasuk dam truk dalam kondisi siap. Setelah penyapuan reguler harian selesai, seluruh sumber daya akan fokus untuk membersihkan lokasi Fornas.
“Untuk armada, insyaAllah siap. Setelah pembersihan reguler kita alihkan ke titik-titik lokasi kegiatan Fornas,” tutupnya. (*)