BERITA NASIONALPemerintahan

Video Diduga Mobil Dinas Prabowo Isi BBM di Shell Viral di TikTok

Mataram (NTBSatu) – Maung Garuda Limousine, kendaraan dinas yang Presiden Prabowo Subianto gunakan, kembali menjadi sorotan publik.

Sebuah video yang beredar di TikTok memperlihatkan mobil tersebut tengah mengisi bahan bakar di SPBU Shell.

Video ini memicu perdebatan di kalangan warganet. Banyak yang mempertanyakan mengapa kendaraan dinas presiden tidak mengisi BBM di SPBU Pertamina, mengingat Pertamina adalah perusahaan milik negara.

Beberapa warganet mengaitkan kejadian ini dengan dugaan pencampuran bahan bakar di Pertamina, yang sebelumnya sempat menjadi isu publik.

Namun, belum bisa ada kepastian apakah kendaraan dalam video tersebut memang milik Presiden Prabowo.

IKLAN

Sebab, pelat nomor mobil yang terlihat di video bertuliskan “Garuda,” bukan “Indonesia 1” seperti yang biasa digunakan untuk kendaraan dinas Presiden RI.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memberikan penjelasan.

Ia menyebut bahwa video itu direkam sekitar empat bulan lalu, sebelum Prabowo resmi menjadi Presiden Republik Indonesia.

Ia mengatakan, pengisian BBM bisa di mana saja, dan ia menegaskan pengambilan video itu sebelum Prabowo menjadi presiden.

Video itu pun langsung menjadi trending topic di TikTok. Banyak komentar yang mempertanyakan keputusan pengisian BBM di Shell.

IKLAN

“Sekelas government aja nggak mau pakai produk sendiri,” tulis akun @safaraz_7, Sabtu, 1 Maret 2025.

“Sekelas presiden aja percayanya sama Shell,”_ tambah @riskyright2.

Dalam video yang viral, Maung Garuda Limousine berwarna putih tampak mengisi bahan bakar di salah satu SPBU Shell. Beberapa orang di sekitar terlihat memperhatikan kendaraan tersebut.

Seorang pria berjaket terang berdiri di dekat pompa bensin, sementara latar belakang menunjukkan area SPBU dengan atap logam dan dinding bata ekspos.

Hingga saat ini, video tersebut masih ramai menjadi perbicangan dan menimbulkan berbagai spekulasi di media sosial. (*)

Muhammad Khairurrizki

Jurnalis Pemkab Lombok Timur

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button