Lombok BaratPolitik

Wacanakan Rekrutmen Pegawai Baru, Komisi IV DPRD Lobar Siap Panggil Manajemen RSUD Tripat

Lombok Timur (NTBSatu) – Rencana rekrutmen pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tripat (Patut Patuh Patju) Lombok Barat (Lobar), menuai perhatian serius dari DPRD.

Komisi IV DPRD Lobar bahkan berencana memanggil pihak manajemen rumah sakit dalam waktu dekat, guna meminta penjelasan langsung terkait kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) serta kondisi pelayanan di lapangan.

IKLAN

Anggota Komisi IV DPRD Lobar, M. Munip menyatakan, pemanggilan tersebut penting guna memastikan rencana rekrutmen benar-benar berdasarkan kebutuhan riil, bukan sekadar asumsi.

“Kita ingin melihat sejauh mana analisa kebutuhan dan jabatan dari manajemen RSUD Tripat ini. Termasuk, bagaimana komposisi SDM yang ada saat ini dan dampaknya terhadap pelayanan,” ujarnya Senin, 30 Maret 2026.

Menurut Munip, dari hasil pantauan di lapangan, terdapat sejumlah posisi yang ia duga mengalami kekurangan tenaga. Beberapa di antaranya berada di unit pelayanan vital, seperti transfusi darah, front office atau bagian pendaftaran pasien, anestesi hingga farmasi.

“Di lapangan kita lihat memang ada penumpukan pekerjaan di beberapa bagian. Itu yang perlu kita konfirmasi, apakah memang karena kekurangan tenaga atau ada faktor lain,” jelas politisi dari PPP tersebut.

Sebut SOP Belum Optimal

Isu ini sendiri mencuat setelah adanya wacana rekrutmen pegawai baru di RSUD Tripat. Namun, di sisi lain, muncul perbedaan pandangan, termasuk dari Dewan Pengawas Rumah Sakit terkait akar persoalan yang sebenarnya terjadi.

Sebagian pihak menilai, permasalahan pelayanan bukan semata-mata karena kekurangan pegawai, melainkan akibat belum optimalnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Dari Dewan Pengawas juga ada pandangan penumpukan itu sudah terjadi sejak lama. Jadi bukan hanya soal jumlah pegawai, tetapi juga bagaimana sistem dan SOP dijalankan,” ungkap Munip.

Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Lobar menilai, perlu adanya pembahasan komprehensif melalui forum dengar pendapat bersama manajemen RSUD Tripat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh sebelum keputusan terkait rekrutmen diambil.

“Kita mendukung kalau memang perlu rekrutmen. Tetapi harus jelas dulu analisa jabatannya seperti apa, komposisinya bagaimana, dan kebutuhan idealnya berapa,” tegasnya.

Munip menambahkan, keputusan yang diambil nantinya harus benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar menambah jumlah pegawai.

“Kita coba pahami dulu nanti dari sisi manajemen biar tidak hanya berorientasi untuk menambah pegawai,” tutupnya. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button