Sumbawa Barat

Dinkes Sumbawa Barat Siaga Penuh Pantau Penularan Penyakit Pasca-Libur Lebaran

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbawa Barat memastikan pengawasan terhadap potensi lonjakan penyakit menular pasca-libur panjang tetap berjalan ketat. Melalui sistem kewaspadaan dini, seluruh perkembangan kesehatan masyarakat di tingkat bawah terpantau secara berkelanjutan.

Kepala Dinkes Sumbawa Barat, Carlof Sitompul menjelaskan, sistem pelaporan berjenjang melibatkan tenaga surveilans di setiap Puskesmas dan rumah sakit. Carlof menyebut pihaknya memiliki mekanisme khusus dalam memantau kondisi di lapangan.

IKLAN

“Kalau kami di Dinas Kesehatan punya sistem kewaspadaan dini, yang dilakukan oleh teman-teman surveilans di Puskesmas dan rumah sakit. Jadi secara harian dan secara mingguan, mereka melaporkan data-data penyakit ke Dinas Kesehatan,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 25 Maret 2026.

Sistem Kewaspadaan Dini Penyakit Menular

Carlof menekankan pelaporan data penyakit dilakukan dalam dua skema guna menangkap sinyal anomali kesehatan dengan cepat. Laporan harian menjadi krusial apabila ditemukan kasus menonjol atau mengalami lonjakan mendadak.

IKLAN

“Katakanlah seperti kalau terjadi seperti campak, tiba-tiba banyak begitu. Nah, tetapi kalau tidak ada yang menonjol, ya secara rutin tiap minggu akan dilaporkan,” jelasnya.

IKLAN

Meskipun laporan rutin untuk minggu ini masih dalam proses rekapitulasi, Carlof memastikan sistem tetap siaga penuh memantau setiap diagnosa yang masuk. “Kalau ada yang menonjol dalam satu hari, akan langsung alarmnya kelihatan, dan kita akan merespons dengan sigap, begitu,” pungkasnya.

Faskes dan Ambulans Tetap Siaga 24 Jam

Terkait kesiapan infrastruktur, Carlof menegaskan layanan kesehatan tidak mengendurkan kesiagaan meski dalam masa transisi pasca-libur Lebaran. Seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD) di Puskesmas hingga rumah sakit, tetap beroperasi normal.

Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans dipastikan tetap bersiaga tanpa libur selama masa lebaran. Masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis segera dapat memanggil layanan TRC untuk penanganan di tempat atau rujukan ke fasilitas kesehatan.

Imbauan Pola Hidup Sehat

Menutup keterangannya, Carlof memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga stamina tubuh guna menangkal serangan penyakit:

  • Konsumsi Nutrisi: Masyarakat diminta tetap menerapkan pola makan “makan makanan bergizi, empat sehat lima sempurna supaya stamina bagus”.
  • Jangan Tunda Pengobatan: Jika merasa sakit, masyarakat diimbau “jangan sungkan-sungkan ke sarana kesehatan” atau menghubungi call center TRC Ambulans. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button