7 Amalan Rasulullah Menyambut Idulfitri, Simpel tapi Pahalanya Besar
Mataram (NTBSatu) – Gema suara takbir sebentar lagi menyapa dan memecah kesunyian, menandakan hari kemenangan Idulfitri segera tiba. Tahukah kamu bagaimana cara Rasulullah saw., mempersiapkan diri menyambut hari suci?
Nabi Muhammad saw., rupanya memiliki kebiasaan-kebiasan penting. Bukan hanya menambah pahala, tetapi juga membuat suasana lebaran jadi lebih hangat.
“Rasulullah saw., tidak keluar pada hari Idulfitri sebelum beliau makan beberapa butir kurma… dan beliau memakannya dalam jumlah ganjil,” (HR Bukhari).
NTBSatu akan mengulas 7 amalan utama Rasulullah saw., saat menyambut Idulfitri yang bisa diteladani saat merayakan hari kemenangan:
1. Mandi Sebelum Berangkat ke Masjid
Sebelum berangkat ke masjid untuk salat Id, Rasulullah saw., membiasakan diri untuk mandi sunnah. Tujuannya, agar badan bersih, segar, dan siap bertemu orang banyak.
2. Pakai Pakaian Terbaik
Rasulullah saw., selalu terlihat rapi saat di hari raya. Beliau menyarankan untuk memakai pakaian terbaik yang dimiliki. Ingat ya, maksud dari kata “terbaik” bukan berarti harus barang baru beli, tetapi yang penting bersih, rapi, dan menutup aurat dengan sopan.
3. Makan Kurma dengan Jumlah Ganjil
Yang paling ikonik adalah makan kurma ganjil. Sebelum melangkah keluar rumah untuk salat Id, Nabi Muhammad saw., biasanya makan beberapa butir kurma dengan jumlah ganjil. Hal ini sebagai bentuk sudah tidak berpuasa lagi dan siap merayakan hari raya.
4. Membayar Zakat Fitrah
Untuk menyempurnakan ibadah, perlu membayar zakat fitrah. Nabi Muhammad saw., mewajibkan zakat fitrah dibayar sebelum salat dimulai. Tujuannya, agar saudara-saudara muslim yang kurang mampu juga turut merasakan kebahagiaan dan makan enak di hari lebaran.
5. Jalan Kaki sambil Mengumandangkan Takbir
Rasulullah saw., suka berjalan kaki menuju lokasi salat Id, sambil melantunkan takbir. Takbiran di jalan menjadi simbol syiar dan kegembiraan setelah melewati bulan Ramadan.
6. Lewat Jalan yang Berbeda saat Pulang
Kebiasaan unik Nabi Muhammad saw., lainnya, yaitu mengambil rute jalan yang berbeda saat pergi dan pulang salat Id. Rahasianya? Agar beliau bisa menyapa lebih banyak orang, berbagi senyum, serta mempererat silaturahmi dengan tetangga yang lewat jalur berbeda.
7. Saling Mendoakan dengan Ucapan “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”
Selanjutnya, saat bertemu sesama muslim, biasanya Rasulullah saw., dan para sahabat akan saling mendoakan agar amalan selama Ramadan diterima Allah Swt. Sekaligus jadi cikal bakal saling bermaaf-maafan.
Rupanya, persiapan lebaran ala Rasulullah saw., seru dan tidak ribet. Fokusnya lebih ke kebersihan diri, berbagi dengan sesama, dan memperbanyak silaturahmi. (Inda)



