Ekonomi NTB Mulai Bangkit, Pemprov Dorong Kemudahan Ekspor dan Smelter
“jika sub-sektor biji logam dikeluarkan, pertumbuhan ekonomi NTB sebenarnya bisa mencapai sekitar 8 persen. Hal ini menunjukkan sektor lain, seperti pertanian, perdagangan, dan industri, tetap kuat meski kontribusi tambang biji logam sangat besar,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terus mendorong sektor lain untuk ikut menggerakkan ekonomi. Pertanian menjadi andalan karena memiliki kontribusi terbesar.
Sektor perdagangan dan industri juga terus didorong, termasuk usaha makanan dan minuman. Pariwisata pun berperan penting, karena hampir semua sektor terkait, mulai dari ekonomi kreatif, hotel, restoran, hingga industri lokal.
Program-program pemerintah, seperti MBG (Makan Bergizi Gratis), ikut membantu meningkatkan perputaran ekonomi lokal. Selain memberi manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendorong usaha kecil dan menengah tetap bergerak.
Dengan strategi ini, Pemprov NTB berharap pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengandalkan tambang, tetapi lebih merata dan berkelanjutan. Wahyudin menekankan, langkah-langkah ini penting agar ekonomi NTB bisa bertahan, bahkan ketika ekspor tambang mengalami perubahan. (Andini)



