18 Tahun Menderita di Lombok, Norida Akmal Ayob Akhirnya Pulang ke Pelukan Ibu
Tinggalkan Anak Bungsunya di Lombok
Datuk Mohd Razlan Rafii bersama pemerintah negara bagian Perak, akhirnya melakukan proses repatriasi. Hingga akhirnya bisa memulangkan Norida kembali ke Malaysia.
Meski bahagia bisa berkumpul bersama keluarga, Norida justru merasa khawatir karena meninggalkan anak bungsunya, bersama keluarga mantan suaminya.
“Saya bersyukur bisa pulang, tapi hati saya berat meninggalkan anak di sana. Dia sudah besar, dan saya berharap suatu hari nanti kami bisa berkumpul lagi di sini dalam keadaan yang lebih baik,” ujar Norida.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Menteri Besar Perak, Datuk Seri Saarani Mohamad, memastikan wanita ini mendapat penanganan yang layak, agar bisa mandiri secara ekonomi.
Kasus Norida Akmal Ayob, menjadi pengingat bagi banyak pihak tentang rentannya posisi perempuan, dalam pusaran migrasi dan pernikahan lintas batas yang tanpa perlindungan hukum. (Inda)



