Bupati Iron Singgung soal Jual Beli Jabatan di Konferensi Kerja PGRI Lombok Timur
Himpun Dana Rp126 Juta untuk Korban Banjir
Dalam forum tersebut, PGRI Lombok Timur menunjukkan kiprah organisasinya. Ketua PGRI Lombok Timur, Suparman S.Pd., menyatakan Konferensi Kerja menjadi bentuk pertanggungjawaban moral atas iuran anggota sebesar Rp8.000 per bulan.
Ia memastikan, organisasi mengelola setiap rupiah secara transparan untuk mendukung perjuangan guru. Suparman juga memaparkan kontribusi sosial para guru.
Di bawah koordinasi PGRI, para guru berhasil menghimpun Rp126 juta untuk korban banjir serta lebih dari Rp500 juta dana pendidikan melalui sistem satu pintu. PGRI juga aktif dalam ajang olahraga, seperti Porseliga sebagai wadah solidaritas dan kebersamaan.
Pada kesempatan itu, Bupati Iron juga menyerahkan penghargaan kepada 15 pengurus cabang PGRI kecamatan terbaik. Kecamatan Sembalun menjadi salah satu yang mendapat apresiasi berkat dedikasi dan ketertiban organisasinya.
Menanggapi aspirasi guru terkait dana hibah dan pembangunan gedung sekretariat, Bupati memberi sinyal positif. Ia menyatakan, pemerintah daerah membuka ruang dukungan karena guru berperan penting sebagai penerang generasi dan penggerak kemajuan Lombok Timur. (*)



