DPRD Sumbawa Desak Evaluasi Bansos: Jangan Ada Lagi Nepotisme, Harus Berbasis Data Riil
“Jangan sampai masih ada yang enggak tepat sasaran. Masa orang yang rumahnya bagus, dia pakai emas segala macam misalnya, itu dia masih mendapatkan bantuan? Sementara ada yang betul-betul layak dapat (Bansos) , rumahnya sudah reot, sudah tua, malah belum tersentuh,” tegasnya.
Selain masalah data, Berlian secara khusus memperingatkan agar praktik nepotisme dalam penyaluran bansos di tingkat pemerintah bawah harus dihentikan.
Ia menekankan ke depan, program bantuan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo hingga tingkat daerah, harus bersih dari intervensi kedekatan personal.
“Ke depan itu, melalui program Prabowo dan Pak Bupati dan Pak Gubernur tidak lagi melihat koneksi nepotisme segala macam. Memberi bantuan itu diberikan kepada yang tepat sasaran, bukan karena kedekatan,” imbuh Berlian.
Berlian memberikan catatan tegas bantuan pemerintah harus murni berbasis data riil dan kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan politik.
“Catatannya itu, bantuan-bantuan itu diberikan bukan karena kedekatan politik maupun nepotisme, tapi memang betul-betul untuk masyarakat membutuhkan itu,” tegasnya. (*)



