Sumbawa

Proyek IJD Jalan Batudulang – Tepal Baru 1,2 Persen, Fokus Pemetaan Drainase dan Pelebaran Jalan

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Proyek peningkatan ruas jalan Batudulang – Tepal segmen Batudulang – Punik, melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) masih berada pada tahap awal pekerjaan. Progres fisik proyek tersebut tercatat baru mencapai 1,2 persen, karena masih fokus pada pekerjaan pendahuluan dan pemetaan teknis di lapangan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya menjelaskan, progres kecil tersebut bukan karena keterlambatan pekerjaan. Melainkan, karena saat ini kontraktor masih melakukan tahapan persiapan sebelum memasuki pekerjaan utama.

“Pekerjaan sekarang masih berupa steak out atau pemasangan titik-titik STA untuk menentukan lebar jalan, posisi saluran, serta lokasi gorong-gorong dan drainase. Ini masih pekerjaan minor yang sifatnya pendahuluan,” jelas Suharmaji, Jumat, 6 Februari 2026.

Menurutnya, progres pekerjaan akan meningkat signifikan setelah memasuki tahap pekerjaan mayor. Contohnya, pelapisan tanah, pemasangan agregat atau lapisan pondasi jalan, pembangunan gorong-gorong, serta pemasangan saluran drainase.

Kondisi Hujan Dukung Pelaksanaan Proyek

Ia menambahkan, kondisi cuaca hujan yang terjadi saat ini justru memberikan keuntungan teknis bagi tim pelaksana proyek. Melalui kondisi tersebut, kontraktor dapat memetakan secara langsung arah aliran air sehingga penempatan saluran drainase dan gorong-gorong dapat tepat sasaran.

“Dengan kondisi hujan, kita bisa melihat langsung arah jatuhnya air dan titik-titik rawan genangan. Itu sangat membantu dalam menentukan lokasi penimbunan, pengerukan, serta pemasangan saluran air,” tambahnya.

Dalam proyek tersebut, ruas jalan yang sebelumnya memiliki lebar badan jalan sekitar 3,5 meter akan diperlebar menjadi 4,5 meter. Selain itu, meningkatkan lebar aspal dari tiga meter menjadi 4,5 meter, dengan pembangunan bahu jalan beton di sisi kiri dan kanan serta sistem drainase atau U-ditch sesuai kondisi kontur wilayah.

Namun, Suharmaji menegaskan, pemasangan saluran tidak secara seragam di seluruh sisi jalan. Melainkan menyesuaikan kondisi geografis lapangan, terutama pada wilayah yang berbatasan dengan lereng.

“Tidak semua sisi dipasang saluran. Kalau di sisi jalan terdapat lereng, tentu penanganannya berbeda dan akan disesuaikan dengan kebutuhan teknis,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis, proyek peningkatan jalan strategis tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak signifikan terhadap konektivitas wilayah, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Batudulang hingga Tepal. (Marwah)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button