Kemendikdasmen Buka Program Pertukaran Guru ke Korea Selatan, Simak Kriterianya
Mataram (NTBSatu) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan kesempatan bagi para pendidik, melalui Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea atau Indonesia-Korean Teacher Exchange (IKTE) tahun 2026.
Kemendikdasmen merancang program IKTE melalui kolaborasi antara Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) bersama Asia-Pacific Centre of Education for International Understanding (APCEIU).
Lembaga tersebut berada dalam naungan UNESCO serta Kementerian Pendidikan Korea Selatan. Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua negara dalam penguatan pendidikan global.
Program IKTE menjadi bagian dari inisiatif Pertukaran Guru Asia-Pasifik yang fokus pada pengembangan pendidikan berwawasan global.
Melalui program ini, guru Indonesia menjalani aktivitas mengajar dan belajar pada sekolah-sekolah Korea Selatan selama tiga bulan.
Rangkaian kegiatan mencakup pelatihan adaptasi budaya, serta pengenalan sistem pendidikan setempat pada tahap awal.
Pada saat bersamaan, guru asal Korea Selatan mengikuti program serupa pada sekolah-sekolah Indonesia.
Mereka berbagi praktik pembelajaran, metode pengajaran inovatif, serta pendekatan pendidikan berbasis Global Citizenship Education (GCED) dan Sustainable Development Goals (SDGs).



