Situs Pemerintah Disusupi Judol dan Konten Pornografi, Diskominfotiksandi Sumbawa Gandeng BSSN
Rekrut Tenaga Ahli Teknologi Informasi
Meski demikian, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perangkat keamanan menjadi kendala utama dalam penguatan sistem keamanan digital. Sebagian situs pemerintah daerah juga masih menggunakan layanan hosting pihak ketiga di dalam negeri, yang memiliki keterbatasan perlindungan keamanan siber.
“Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran penguatan sistem keamanan digital pada tahun 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, Diskominfotiksandi Sumbawa juga telah merekrut tenaga ahli teknologi informasi guna memperkuat pengelolaan dan pengamanan situs pemerintah.
Selain itu, pemerintah daerah turut menjalin koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk meningkatkan sistem perlindungan keamanan website, serta menyiapkan perangkat keamanan baru yang diharapkan mulai diimplementasikan tahun ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BSSN untuk memperkuat sistem keamanan website pemerintah. InsyaAllah tahun ini kami menambah perangkat pengamanan, agar serangan serupa dapat diminimalkan,” ujarnya.



