CAS Tangguhkan Sanksi FIFA, Tujuh Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Bisa Bermain Lagi
Mataram (NTBSatu) – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), mengabulkan permohonan penangguhan sanksi FIFA terkait skandal administrasi naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
Keputusan ini memberikan kepastian hukum sementara bagi tujuh pemain naturalisasi yang sebelumnya menghadapi larangan beraktivitas di dunia sepak bola.
Informasi ini muncul melalui pernyataan resmi Football Association of Malaysia (FAM). Federasi sepak bola Malaysia memastikan, seluruh sanksi dari FIFA tidak berlaku selama masa penangguhan berjalan.
“Keputusan ini berarti sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya tersebut untuk sementara ditangguhkan,” tulis FAM, melansir Instagram @famalaysia, Selasa, 27 Januari 2026.
FAM menegaskan, keputusan CAS membuka ruang bagi para pemain untuk melanjutkan karier tanpa hambatan administratif. Federasi juga menunggu hasil akhir proses banding yang masih berlangsung di CAS, sebagai penentu status hukum selanjutnya.
“Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan mengambil bagian dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun sampai keputusan akhir atas banding di CAS dibuat,” tambahnya.
Kasus Naturalisasi Pemain Malaysia
Putusan penangguhan sanksi tersebut mencakup tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Seluruh pemain sebelumnya menghadapi hukuman larangan bermain selama 12 bulan dari FIFA.
FIFA menjatuhkan sanksi karena dugaan pelanggaran administrasi dalam proses naturalisasi pemain. Publik mengenal kasus ini sebagai skandal naturalisasi Timnas Malaysia dan memicu perhatian besar publik sepak bola Asia Tenggara.
Dengan adanya keputusan dari CAS, sanksi larangan bermain selama 12 bulan tidak berjalan untuk sementara waktu.
Ketujuh pemain kini dapat kembali beraktivitas di dunia sepak bola sambil menunggu hasil akhir banding. Mereka juga berpeluang mengikuti agenda yang berkaitan dengan Timnas Malaysia selama proses banding masih berjalan.
CAS akan menentukan putusan akhir dalam perkara ini. Hasil banding nantinya menjadi penentu kelanjutan karier tujuh pemain naturalisasi serta arah penyelesaian kasus administrasi naturalisasi sepak bola Malaysia. (*)



